Ilustrasi sering menjadi bagian penting dalam sebuah website. Pengelola konten menggunakannya untuk menjelaskan konsep, memperkuat informasi, dan membuat halaman terlihat lebih menarik. Namun, gambar tidak selalu dapat dipahami oleh semua pengunjung melalui tampilan visual saja. Pengguna pembaca layar, misalnya, membutuhkan informasi tambahan agar dapat mengetahui maksud ilustrasi yang muncul pada halaman.
Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah menggunakan atribut alt. Penerapan atribut alt pada ilustrasi membantu pengelola website memberikan penjelasan tekstual mengenai gambar. Selain mendukung aksesibilitas, atribut ini juga memberikan konteks tambahan bagi mesin pencari ketika memahami konten halaman.
Memahami Fungsi Atribut Alt
Atribut alt atau alternative text merupakan teks alternatif yang menjelaskan isi atau fungsi sebuah gambar dalam halaman website. Pengelola menambahkannya melalui elemen HTML img menggunakan atribut alt.
Contoh penulisannya sebagai berikut:
<img src="diagram-jaringan.jpg" alt="Ilustrasi hubungan antara router, switch, dan komputer dalam jaringan lokal">
Pada contoh tersebut, teks alternatif menjelaskan objek dan hubungan yang terlihat dalam ilustrasi. Pembaca layar dapat menyampaikan informasi tersebut kepada pengguna yang tidak melihat gambar.
Browser juga dapat menampilkan teks alternatif ketika gambar gagal dimuat. Dengan begitu, pengunjung masih memperoleh gambaran mengenai informasi yang seharusnya muncul.
Menyesuaikan Alt Text dengan Isi Ilustrasi
Setiap ilustrasi memiliki tujuan yang berbeda. Karena itu, pengelola tidak sebaiknya menggunakan satu teks alternatif untuk semua gambar.
Jika ilustrasi menunjukkan proses kerja jaringan komputer, jelaskan hubungan antarperangkat yang terlihat. Jika gambar menampilkan diagram alur pendaftaran, sebutkan proses utama yang ingin disampaikan.
Hindari deskripsi yang terlalu umum seperti “gambar teknologi” atau “ilustrasi komputer”. Kalimat tersebut tidak memberikan informasi yang cukup kepada pengguna.
Sebaliknya, tulis penjelasan yang spesifik dan sesuai dengan isi visual. Pengelola juga tidak perlu menjelaskan setiap detail kecil jika informasi tersebut tidak mendukung pemahaman utama.
Membedakan Ilustrasi Informatif dan Dekoratif
Sebelum menulis alt text, tentukan fungsi gambar pada halaman. Ilustrasi informatif menyampaikan informasi yang membantu pengguna memahami pembahasan. Jenis gambar ini membutuhkan teks alternatif yang menjelaskan pesan utamanya.
Sementara itu, ilustrasi dekoratif hanya mempercantik tampilan tanpa menambahkan informasi penting. Untuk gambar dekoratif, pengelola dapat menggunakan atribut alt kosong seperti alt="".
Cara tersebut membantu pembaca layar melewati gambar yang tidak memiliki informasi tambahan. Pengguna dapat langsung melanjutkan ke bagian konten berikutnya tanpa mendengar deskripsi yang tidak diperlukan.
Menggunakan Kata Kunci secara Natural
Atribut alt dapat membantu mesin pencari memahami konteks gambar. Karena itu, pengelola website sering memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan topik halaman.
Namun, penggunaan kata kunci harus tetap mengikuti isi ilustrasi. Misalnya, artikel membahas keamanan jaringan dan menampilkan diagram firewall. Pengelola dapat menjelaskan fungsi firewall dalam gambar tersebut tanpa memaksakan pengulangan keyword utama.
Hindari memasukkan daftar kata kunci ke dalam satu atribut alt. Tindakan tersebut membuat deskripsi sulit dipahami dan tidak memberikan pengalaman yang baik bagi pengguna pembaca layar.
Utamakan penjelasan yang alami. Jika kata kunci memang menggambarkan isi gambar, pengelola dapat memasukkannya secara wajar.
Memperhatikan Panjang dan Kejelasan Deskripsi
Alt text sebaiknya singkat, tetapi tetap menyampaikan informasi yang dibutuhkan. Pengelola tidak perlu menulis paragraf panjang untuk menjelaskan ilustrasi sederhana.
Pilih kata yang langsung menggambarkan objek, tindakan, atau pesan utama. Hindari pembukaan seperti “gambar dari” atau “ilustrasi tentang” jika informasi tersebut tidak menambah kejelasan.
Untuk ilustrasi yang kompleks, seperti grafik atau diagram dengan banyak informasi, gunakan alt text singkat untuk menjelaskan tujuan visual. Setelah itu, sediakan penjelasan lengkap dalam teks utama atau bagian khusus di sekitar gambar.
Dengan cara ini, pengelola tetap memberikan akses terhadap informasi tanpa membuat atribut alt terlalu panjang.
Menjaga Kesesuaian dengan Konteks Halaman
Satu gambar dapat memiliki makna berbeda tergantung pada pembahasan yang menyertainya. Karena itu, pengelola perlu mempertimbangkan konteks halaman ketika menulis teks alternatif.
Misalnya, ilustrasi seseorang menggunakan laptop dapat muncul dalam artikel tentang keamanan digital, produktivitas kerja, atau pembelajaran daring. Deskripsi alt sebaiknya menjelaskan informasi yang paling relevan dengan tujuan gambar pada halaman tersebut.
Pastikan juga teks alternatif tidak memberikan keterangan yang bertentangan dengan isi visual. Ketidaksesuaian dapat membingungkan pengunjung dan mengurangi kepercayaan terhadap informasi website.
Memeriksa dan Mengevaluasi Atribut Alt
Setelah menambahkan atribut alt, lakukan pemeriksaan pada halaman website. Pastikan gambar informatif memiliki deskripsi yang sesuai, sedangkan gambar dekoratif menggunakan atribut kosong jika memang tidak menyampaikan informasi.
Pengelola dapat memeriksa kode HTML melalui fitur inspeksi browser atau menggunakan alat audit aksesibilitas. Cobalah juga membaca halaman dengan pembaca layar untuk mengetahui apakah deskripsi gambar terdengar jelas dan tidak berulang.
Lakukan evaluasi setiap kali tim mengganti ilustrasi atau memperbarui isi halaman. Jika gambar berubah, sesuaikan teks alternatif agar tetap menggambarkan visual terbaru.
Kesimpulan
Penerapan atribut alt pada ilustrasi membantu website menyampaikan informasi visual melalui teks yang dapat dipahami oleh lebih banyak pengguna. Pengelola perlu membedakan gambar informatif dan dekoratif, menulis deskripsi yang spesifik, menggunakan kata kunci secara natural, serta memeriksa kesesuaian teks dengan isi halaman.
Penggunaan atribut alt yang tepat dapat mendukung aksesibilitas sekaligus membantu mesin pencari memahami konteks gambar. Pemilik website yang ingin mengembangkan strategi optimasi konten juga dapat mempelajari dukungan melalui jasa seo website. Dengan pengelolaan yang konsisten, setiap ilustrasi dapat memberikan manfaat yang lebih jelas bagi pengunjung.