Memang cara usaha ternak sapi potong menguntungkan paling mudah penggemukan sapi. Membeli sapi ukuran kecil atau masih anak dipelihara sampai besar hingga sapi siap potong. Dengan demikian berharap bisa meraih untung besar dari selisih pembelian dengan penjualan yang terpaut jauh.

Bisnis sapi potong penggemukan dari segi perawatan juga lebih mudah. Kita bisa lebih fokus dalam pemberian pakan, dari segi resiko juga sangat kecil.

Tapi kadang ada kendala, mencari sapi anakan juga tidak mudah. Para Peternak yang memiliki sapi bakalan ingin memelihara sendiri sapi mereka. Selain mengembang biakan mereka juga ingin merawat sapi mereka sampai besar. Kecuali ketemu orang lagi butuh uang, mereka mau menjual sapi yang masih kecil.

Maka dari itu jika ingin usaha ternak sapi potong perlu juga mengetahui tata cara peternakan sapi secara keseluruhan. Mengetahui teknik peternakan sapi mulai dari memilih lokasi, menyiapkan kandang sampai dengan cara mengatasi penyakit dan kendala lain yang kemungkinan ada.

Ternak Sapi Potong
ilustrasi image koran-jakarta.com

Teruslah membaca sampai akhir karena kami akan beri informasi secara lengkap salah satu peluang usaha ternak menguntungkan ini.

Lokasi Usaha Ternak Sapi Potong yang Baik

Lokasi yang baik usaha ternak sapi pada daerah jauh dari pemukiman penduduk. Walaupun demikian tetap ada akses jalan untuk kendaraan agar mudah dalam transportasi. Pada daerah tersebut lokasi ideal untuk membangun kandang sapi.

Kandang sapi juga sebaiknya terpisah dari rumah tinggal jarak minimal 10 meter. Kandang juga harus dapat sinar matahari cukup bisa menembus peralatan dalam kandang.

Jika memungkinkan dekat dengan lokasi pertanian, agar lebih leluasa nantinya dalam pemeliharaan. Kandang sapi juga bisa dibuat secara kelompok dengan peternak lain di tengah sawah atau pada perkebunan dan ladang.

Sarana dan Peralatan Kandang Sapi

Type Kandang Sapi

Kandang sapi boleh dibuat dalam bentuk ganda atau tunggal, tergantung dari jumlah sapi yang dimiliki.

Yang dimaksud kandang type tunggal yaitu penempatan sapi dilakukan pada satu baris atau satu jajaran.

Yang dimaksud kandang type ganda yaitu penempatan sapi dilakukan pada dua jajaran saling berhadapan atau saling bertolak belakang, diantara kedua jajar dibuat jalur untuk lewat.

Kandang dengan tujuan penggemukan sapi dibuat bentuk tunggal apabila kapasitas ternak hanya sedikit. Namun apabila kegiatan penggemukan sapi untuk komersial, ukuran kandang lebih luas dan lebih besar sehingga dapat menampung sapi lebih banyak.

Lantai kandang harus tetap bersih guna mencegah timbulnya serangan penyakit. Lantai bisa terbuat dari tanah padat atau semen, agar mudah dibersihkan dari kotoran sapi. Penggunaan lantai tanah dialas dengan jerami kering agar terasa hangat.

Jangan lupa seluruh sisi kandang dan peralatan yang telah digunakan harus dicuci dari hama penyakit terlebih dahulu dengan desinfektan, seperti creolin, lysol, dan lain-lain.

Ukuran Kandang Sapi

Sebelum membangun kandang sapi, ketahui dulu kebutuhan kandang, dengan cara menghitung jumlah sapi dan kebutuhan pengembangan usaha nanti kedepan.

Kebutuhan kandang untuk 1 ekor sapi:
• Sapi jantan dewasa kebutuhan kandang 1,5 x 2 m.
• Sapi betina dewasa kebutuhan kandang 1,8 x 2 m.
• Anak sapi kebutuhan kandang 1,5×1 m.

Temperatur Kandang Sapi

Temperatur sekitar area kandang 25-40 derajat C (rata-rata 33 derajat C) dan kelembaban 75%. Lokasi pemeliharaan jika pada dataran rendah antara 100-500 m, dataran tinggi lebih dari 500 m.

Usaha ternak sapi potong jangan lupa memperhatikan kandang harus bersih, tidak lembab. Selain kandang harus memperhatikan konstruksi, letak, ukuran dan perlengkapan kandang.

Konstruksi dan Lokasi kandang Sapi

Konstruksi kandang sapi bisa dibuat seperti rumah kayu. Atap kandang bentuk kuncup salah satu sisinya miring. Lantai kandang dibuat padat, lebih tinggi dari tanah sekeliling dan sedikit miring kearah saluran di luar kandang. Ini dibuat agar air atau kencing sapi mudah mengalir ke luar kandang agar kandang tetap kering.

Bahan kandang dari kayu gelondongan atau papan memiliki ketahanan kuat. Kandang sapi dibuat sedikit terbuka, tidak boleh tertutup rapat, agar sirkulasi udara lancar.

Perlengkapan Kandang

Usaha ternak sapi agar lebih baik menyediakan perlengkapan kandang seperti tempat pakan dan minum.

Tempat pakan dibuat di luar kandang, tetapi ingat masih dibawah atap. Tempat pakan buat lebih tinggi agar pakan tidak diinjak atau tercampur kotoran.

Tempat minum dibuat dari bak semen juga dibuat lebih tinggi dari permukaan lantai kandang.
Air minum harus tetap tersedia tidak boleh sampai kehabisan.

Dengan kondisi tempat makan dan minum demikian kotoran dan air kencing sapi tidak tercampur dalam kandang. Sediakan juga sapu, sikat, sekop, sabit, dan tempat memandikan sapi.

Fungsi Kandang Sapi:

a) Melindungi sapi dari hujan dan panas matahari.
b) Mempermudah perawatan dan pemantauan.
c) Menjaga keamanan dan kesehatan sapi.

Pemilihan Bibit Sapi

Tidak kala pentingnya dalam usaha ternak sapi potong yaitu pemilihan bibit sapi yang akan diternak.

Pilih sapi yang memiliki kualitas baik diantara perhatikan sapi memiliki tanda telinga, telah terdaftar dan jelas silsilahnya. Sapi terlihat sehat, bersih, tidak terlihat ada tanda-tanda penyakit seperti terganggu pernapasan atau hidung mengeluarkan lendir.

Ciri ciri sapi potong pedaging yang baik diantaranya memiliki tubuh besar berbentuk persegi atau bola. laju pertumbuhan cepat dan mudah didapat.

Cara Teknis Usaha Ternak Sapi

Apa saja pekerjaan ternak sapi sapi potong? Pekerjaan utama usaha ternak sapi potong adalah pemberian pakan dan pemeliharaan kandang.

Pemberian Pakan Sapi

Pakan sapi merupakan sumber nutrisi utama untuk pertumbuhan dan pembangkit tenaga. Makin baik kualitas dan jumlah pakan yang diberikan maka makin besar tenaga ditimbulkan dan tentu makin besar pula energi tersimpan untuk membentuk daging.

Umumnya, sapi membutuhkan pakan berupa hijau-hijauan. Sapi dalam masa pertumbuhan. Selain itu sapi juga memerlukan pakan tambahan nutrisi lain, selain dari hijau-hijauan.

Pemberian pakan ternak sapi dapat dilakukan dengan 3 cara:
(1) Penggembalaan
(2) Kereman atau ransum
(3) kombinasi antara penggembalaan dan ransum

Pakan Sapi Dari Penggembalaan

Pemberian sapi dengan penggembalaan yaitu melepas sapi-sapi pada padang rumput, hal ini bisa dilakukan pada daerah luas, di lokasi bekas sawah, kebun atau ladang. Waktu penggembalaan sapi mencari pakan sendiri, memerlukan waktu sekitar 5-7 jam per hari.

Dengan cara penggembalaan usaha ternak sapi tidak perlu lagi ransum tambahan sebagai pakan penguat karena sapi telah memakan berbagai macam jenis rumput.

Pakan Sapi Dari Kereman atau Ransum

Pakan sapi dari Ransum yaitu setiap sapi diberi makan dengan disuguhkan, tidak mencari sendiri. Bisa didalam kandang atau di luar kandang. Pakan di cari oleh pekerja di sawah, di ladang atau dimana saja.

Kebutuhan pakan sapi setiap hari sekitar 10% dari berat badan masing-masing sapi dan juga sapi diberi pakan tambahan 1% – 2% dari berat badan.

Ransum tambahan pakan sapi bisa berupa dedak halus atau bekatul, bungkil kelapa, gaplek, ampas tahu. Cara pemberian dicampurkan dalam rumput ditempat pakan. Bisa juga ditambah mineral sebagai penguat berupa garam dapur, kapus.

Pakan Sapi Kombinasi Antara Penggembalaan dan Ransum

Untuk mendapatkan hasil usaha ternak sapi potong terbaik yaitu memberi pakan dengan cara kombinasi antara penggembalaan dan ransum.

Jenis Hijauan Pakan Sapi

Jenis-jenis hijau-hijauan yang bisa diberikan untuk pakan sapi ada 3 golongan:
(1) Hijauan segar
(2) Hijauan kering
(3) Silase

Pakan Sapi Hijau Segar
Pakan sapi hijau segar yang bisa diberikan adalah rumput-rumputan, kacang-kacangan dan tanaman hijau lainnya. Rumput yang baik untuk pakan sapi adalah rumput gajah, rumput raja, daun turi, daun lamtoro.

Pakan Sapi Hijau Kering
Pakan hijau kering yang dapat diberikan untuk bisnis sapi berupa jerami padi, jerami kacang tanah, jerami jagung. Jenis pakan hijau ini banyak mengandung serat kasar.

Pakan Sapi Silase
Pakan sapi silase adalah hijauan segar yang diawetkan.

Cara pembuatan silase adalah hijauan segar ditutup rapat sehingga terjadi fermentasi. Nah hasil dari fermentasi ini yang dinamakan Silase.

Contoh silase yang telah dikenal yaitu silase jagung, silase rumput, silase jerami padi. Silase ini juga sangat membantu dalam usaha ternak sapi potong agar ketersediaan pakan selalu ada.

Hama dan Penyakit Sapi

Dalam usaha ternak sapi tidak terlepas dari kendala hama dan penyakit. Hama dan penyakit sapi banyak jenisnya, beberapa diantaranya sebagai berikut: penyakit antraks, penyakit mulut dan kuku, penyakit ngorok atau mendengkur, penyakit radang kuku.

Pengendalian hama dan penyakit sapi yang paling baik yaitu pencegahan, menjaga kesehatan. Langkah yang bisa diambil menjaga kebersihan kandang beserta peralatan, memandikan sapi, pisahkan sapi sehat dan segera dilakukan pengobatan, memeriksa kesehatan sapi secara teratur dan dilakukan vaksinasi sesuai penyakit.

Ingin tahu pengendalian hama dan penyakit sapi lebih detail pada artikel lain.

Baca: Jenis Penyakit Sapi dan Cara Mengobati

Pemeliharaan Kandang Sapi

Kotoran sapi ditimbun di tempat terpisah agar mengalami proses fermentasi setelah 1-2 minggu, berubah menjadi pupuk kandang yang bagus dan siap jual atau dipakai sendiri untuk pertanian .

Kandang sapi tidak boleh tertutup rapat dibuat agak terbuka agar sirkulasi udara di dalam kandang berjalan lancar. Area kandang selalu dibersihkan usahakan selalu dalam kondisi kering.

Demikian sekiranya cara usaha ternak sapi potong yang telah kami sampaikan secara lengkap, ringkas setelah diambil poin poin pokok. Bantu juga share agar teman Anda bisa terbantu juga.

Tinggalkan Balasan

Close Menu