Bebek Peking adalah bebek pedaging atau bebek potong dengan pertumbuhan sangat cepat. Karena itu usaha budidaya ternak bebek peking ini sangat prospektif. Kebutuhan akan daging bebek pada pengusaha kuliner sangat besar. Ciri khas bebek peking adalah warna bulu putih mirip entok atau mentok.

Peluang Usaha Bebek Peking

 

Analisa usaha budidaya bebek peking

1. Pertumbuhan bebek peking sangat cepat, lebih cepat dari pertumbuhan ayam. Jika bebek peking sudah berumur satu bulan, bobot mencapai 1,5 kg dan akan dua kali lipat jika umur sudah 2 bulan. Sebagai perbandingan, Jika berat ayam potong dengan umur yang sama hanya sekitar 1kg sampai 2 kg saja.

2. Bebek peking lebih tahan dari serangan penyakit di banding unggas lain.

3. Perlengkapan dibutuhkan untuk ternak bebek peking sangat sederhana, baik dari kandang maupun alat-alat lain. Bahkan bebek peking dapat hidup di alam terbuka dengan penutup seadanya.

4. Makanan bebek peking dapat dicari di sekitar rumah, misal di area sawah. Seperti cacing, ikan kecil dari sungai dan jenis tumbuhan lain seperti jenis kangkung dan lain-lain.

5. Bebek atau itik sangat suka bergerombol sehingga sangat mudah untuk di-gembala.

6. Bebek peking dan unggas air lain tidak mempunyai sifat kanibal atau tidak suka berkelahi beda dengan ayam.

7. Selain daging dan telur, bulu bebek juga bisa menjadi penghasilan tambahan.

8. Telur bebek lebih berharga dengan hitungan per-butir sedangkan telur ayam di hitung satuan kg.

9. Bebek harganya lebih stabil terutama telur dibanding dengan ayam.

baca juga: Cara perawatan bebek peking yang baik

Inilah beberapa faktor pertimbangan mengapa memilih usaha budidaya bebek peking sebagai bebek potong atau pedaging. Beda dengan bebek petelur yang lebih utama adalah telur, usaha ini juga sangat menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Close Menu