Usaha ternak tentu perlu tahu jenis-jenis penyakit sapi dan cara mengobati. Jika dapat menangani hama penyakit sapi sendiri dengan baik tentu usaha cepat maju. Begitu juga sebaliknya jika gagal mengatasi hama penyakit, usaha ternak sapi bisa gagal.

Sebagaimana diketahui usaha ternak sapi pekerjaan lebih banyak pada bidang perawatan. Sapi mulai dari kecil hingga besar siap potong, pekerjaan yang tidak pernah luput yaitu:
• Menyediakan pakan dan minum
• Menjaga kebersihan sapi dan kandang
• Mencegah dan mengobati penyakit sapi

Penyakit Sapi

Agar usaha ternak sapi berhasil perlu memperhatikan dengan teliti dari segala hal, mulai dari pemilihan lokasi, membuat kandang ideal, sampai dengan memperhatikan kebutuhan pakan sapi.

baca juga: Cara Usaha Ternak Sapi Potong Menguntungkan

Pada artikel ini kami bagikan jenis-jenis Penyakit Sapi beserta cara mengatasinya. Ada banyak hama penyakit sapi, disini kami pilih yang umum dan paling sering menyerang. Untuk lebih rinci lihat berikut ini:

Jenis-jenis Penyakit Sapi

1. Penyakit Sapi Antraks

Penyebab penyakit sapi Antraks yaitu hama Bacillus Anthracis menular melalui kontak langsung, makanan atau minuman dan pernafasan.

Gejala penyakit Antraks pada sapi:
(1) Demam tinggi, badan lemah dan gemetar
(2) Gangguan pernafasan
(3) Pembengkakan pada kelenjar dada, leher, alat kelamin dan badan penuh bisul
(4) Kadang-kadang darah berwarna merah hitam yang keluar melalui hidung, telinga, mulut, anus dan vagina
(5) Kotoran ternak cair dan sering bercampur darah
(6) Limpa bengkak dan berwarna kehitaman

Cara pengendalian / pengobatan Antraks yaitu dengan vaksinasi, pengobatan antibiotik, mengisolasi sapi yang terinfeksi serta mengubur atau membakar sapi mati.

2. Penyakit Sapi Mulut dan Kuku (PMK) atau Penyakit Apthae epizootica (AE)

Penyebab penyakit sapi PMK yaitu virus menular melalui kontak langsung melalui air kencing, air susu, air liur dan benda lain yang tercemar kuman AE.

Gejala penyakit PMK pada sapi:
(1) Rongga mulut, lidah, dan telapak kaki atau tracak melepuh serta terdapat tonjolan bulat berisi cairan bening
(2) Demam atau panas, suhu badan menurun drastis
(3) Nafsu makan menurun bahkan tidak mau makan sama sekali
(4) Air liur keluar berlebihan

Cara mengobati atau pengendalian penyakit PMK yaitu dengan vaksinasi dan sapi yang sakit diasingkan dan diobati secara terpisah.

3. Penyakit Sapi Ngorok/Mendekur atau Penyakit Septichaema epizootica (SE)

Penyebab penyakit sapi ngorok yaitu bakteri Pasturella multocida. Penularan melalui makanan dan minuman yang tercemar bakteri.

Gejala penyakit sapi ngorok:
(1) Kulit kepala dan selaput lendir lidah membengkak, berwarna merah dan kebiruan
(2) Leher, anus, dan vulva membengkak
(3) Paru-paru meradang, selaput lendir usus dan perut masam dan berwarna merah tua
(4) Demam dan sulit bernafas sehingga mirip orang yang ngorok. Dalam keadaan sangat parah, sapi akan mati dalam waktu antara 12-36 jam.

Cara pengobatan atau pengendalian sapi ngorok yaitu dengan vaksinasi anti SE dan diberi antibiotik atau sulfa

4. Penyakit Sapi Radang Kuku atau Kuku Busuk (Foot Rot)

Penyebab penyakit sapi kuku busuk menyerang sapi yang dipelihara dalam kandang basah dan kotor.

Gejala penyakit sapi kuku busuk:
(1) Pada awalnya sekitar celah kuku bengkak mengeluarkan cairan putih keruh
(2) Kulit kuku mengelupas
(3) Tumbuh benjolan dengan menimbulkan rasa sakit
(4) Sapi pincang dan akhirnya bisa lumpuh

Cara pengendalian penyakit sapi kuku busuk menjaga kebersihan kandang dan sapi.

Pencegahan Sapi Agar Tidak Kena Penyakit

Pengendalian hama penyakit sapi yang paling baik adalah dengan pencegahan. Menjaga kebersihan kandang dan sapi sangat penting agar terhindar dari penyakit.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam usaha ternak sapi potong:
1. Menjaga kebersihan kandang beserta peralatan
2. Menjaga kebersihan dengan selalu rutin memandikan sapi
2. Sapi yang sakit dipisah dengan sapi sehat dan segera lakukan pengobatan
3. Usahakan lantai kandang selalu kering
4. Memeriksa kesehatan sapi secara teratur dan lakukan vaksinasi sesuai petunjuk

Itulah beberapa jenis penyakit sapi dan cara mengobati, semoga dapat membantu.

Tinggalkan Balasan

Close Menu