Pencahayaan pada budidaya Ayam Petelur merupakan salah satu bagian yang perlu diperhatikan, bersama dengan item lain. Item lain yang dimaksud adalah memberi pakan dan minum berkualitas sesuai kebutuhan, mengontrol suhu kandang,  menjaga berat badan layer dan lain-lain.

Ayam petelur sangat sensitif terhadap cahaya, oleh karena itu sangat penting menyesuaikan program pencahayaan sesuai dengan perkembangan pertumbuhan pullet dan program stimulasi cahaya sesuai seleksi genetik. Bermanfaat juga untuk menyesuaikan dengan permintaan pasar dari segi berat telur.

Lampu Ayam Petelur

Menurut Pak Sopyan Haris yang sudah sangat berpengalaman mengenai usaha ternak ayam petelur, ada 2 faktor dalam program pencahayaan, yaitu faktor intensitas (light intensity) dan faktor durasi (light duration).
Lebih jelasnya seperti dibawah ini

Pencahayaan Ayam Petelur

Intensitas Pencahayaan
1. Umur 1 minggu –> 40 – 50 Lux
2. Umur 2 – 17 –> 15 – 20 Lux

Durasi Pencahayaan
1. Umur 1 minggu –> 22 – 23 jam
2. Umur 2 minggu –> 21 jam

Selanjutnya kurangi durasi pencahayaan menjadi 10 sampai 12 jam pada umur 9 atau 10 minggu tergantung dari target berat telur yang dikehendaki.

Warna cahaya juga akan memberi pengaruh pada aktifitas pullet. Di umur awal, sebaiknya pullet diberi cahaya warna putih untuk memberi kesempatan beradaptasi dengan tempat pakan dan minum. Selanjutnya cahaya boleh diganti dengan warna hijau atau biru agar memberi suasana tenang pada pullet hingga umur pra layer. Pencahayaan bisa direncanakan dari awal yaitu dari pembuatan kandang ayam petelur.

Demikian cara pencahayaan pada ayam petelur semoga dapat membantu.

Tinggalkan Balasan

Close Menu