Rumah lelang di Brussel menjual Merpati Balap termahal di Dunia sekitar Rp20 miliar. Harga tersebut sangat fantastis memecahkan rekor penjualan Racing Pigeons sebelumnya. Kabar terjual Merpati juara ini dilansir dari rumah lelang online Pipa di halaman situs resmi mereka.

Pipa (Pigeon Paradise) sangat terkenal sebagai tempat pelelangan burung Merpati. Tempat menjual Merpati berkualitas di daratan Eropa. Harga yang ditawarkan tidak main-main, merogoh kantong lebih dalam, tapi tetap saja namanya penggemar Merpati, uang seberapa-pun akan dikeluarkan.

Nama Merpati termahal yang membuat gempar penggemar burung di seluruh dunia yaitu Armando.

Armando sangat terkenal di Eropa dengan berbagai prestasi yang telah diraih. Terakhir Armando baru saja memenangkan 3 kejuaraan lomba sekaligus secara berturut-turut yaitu Kejuaraan Ace Pigeon 2018, Angouleme dan Olimpiade Pigeon 2019 di Belgia dan Eropa.

Dengan berbagai prestasi tersebut Armando menjadi yang terbaik di Belgia di Eropa dan mungkin di Dunia. Tidak salah karena Armando memang sangat cepat kembali ke kandang walau jarak sangat jauh bermil-mil.

Gambar Merpati Termahal di Dunia

Penasaran ingin melihat tampang Armado? Burung yang satu ini dari segi penampilan juga sangat mengagumkan sebagai Merpati Balap.

Memiliki mata tajam, mempunyai perawakan body kokoh, memiliki sayap kuat. Dari segi warna Armando sangat menarik, megan tritis. Langsung saja lihat dibawah ini:

Merpati Termahal

 

Racing Pigeon Armando tepatnya terjual € 1,25 juta (euro) atau kurang lebih sekitar Rp20 miliar dengan pembeli tidak disebutkan nama. Hanya disebutkan mereka berasal dari Tiongkok (China).

Entah apa dasar pembeli dari Tiongkok ini memilih Armando dengan harga semahal itu. Ini ada ilmu dasar cara memilih Merpati jika ada yang ingin tahu.

baca: Tips Memilih Merpati Balap yang Baik

Emang belakangan Tiongkok mengalami peningkatan penggemar Merpati, terbukti pembeli Merpati termahal di dunia berasal dari sana. Ini hanya salah satu penggemar elit Merpati dari sekian banyak penggemar lain di Tiongkok.

Armando terjual pada hari penutupan lelang tanggal 17 Maret 2019. Sebelumnya Armando sudah dapat tawaran 400.000 euro, itu saja kalau terjual sudah memecahkan rekor penjualan Merpati sebelumnya yaitu 376.000 euro atas nama Merpati Nadine. Tiba tiba saja Armando mendapat tawaran lebih 1,25 juta euro, sungguh fantastis.

Pemilik

Jool Verschoot sang pemilik tidak menyangka Merpati Armando ditawar semahal itu, dia sangat senang dan bahagia. Usaha Verschoot selama ini sebagai seorang peternak dan penggemar Merpati telah berbuah hasil memuaskan

Tentu saja tidak mudah merawat dan mencetak Merpati berkualitas dunia, butuh ilmu dan usaha keras dan kesabaran. Verschoot yang seorang pensiunan ini telah mendidikasikan dirinya untuk menyalurkan hobi memelihara atau ternak Merpati.

Semua itu tentu tentu dengan latihan panjang mulai dari Merpati masih anakan. Pembaca yang budiman jika ingin memelihara Merpati, bisa dimulai melatih dari awal seperti artikel kami yang lain disini

baca: Cara Melatih Merpati Pos dari Anakan

Armando sebagai Merpati termahal di dunia dan juga didaulat merupakan Merpati terbaik sepanjang masa mendapat julukan “Lewis Hamilton of Pegeons”. Ini didapat karena Armando sangat cepat, dikatakan memiliki kepekaan arah dan kekuatan sayap luar biasa.

Merpati Armando terjual sangat fantastis. Pertanyaannya untuk apa membeli burung se-mahal itu? Rupanya penggemar Merpati dari Tiongkok ini ingin menjadikan Armando sebagai biang untuk ternak. Menyalurkan hobi sekaligus membuka usaha.

Ternak Merpati emang menjanjikan salah satu peluang usaha. Kalau ingin tahu cara ternak Merpati buka link ini

baca: Cara Ternak Merpati

Itu itu saja pelelangan Pipa, juga membuat film pendek tentang Armando. Film itu berisi dimana Joel Verschoot memperkenalkan Armando pada audiens online. Film ini juga banyak beredar di internet, bagi yang penasaran cari saja Merpati terbaik saat ini.

Demikian lebih kurang sebulan yang lalu semenjak terjual Armando menjadi Merpati termahal di dunia.

Tinggalkan Balasan

Close Menu