Jenis kerbau di Indonesia banyak sekali, tersebar di berbagai wilayah. Agar lebih mudah dalam memilih kerbau untuk usaha, kami kelompokan berdasarkan tujuan usaha itu sendiri. Sebelum memulai usaha penting  mengetahui jenis kerbau di Indonesia dan memilih salah satu yang paling cocok.

Lalu apa saja jenis kerbau yang umum di ternak, yaitu kerbau lumpur, kerbau murrah, kerbau lokal dan beberapa species turunan. Dari 3 kelompok jenis kerbau tersebut sebetulnya banyak lagi jenis turunannya.

Walau ada beberapa jenis kerbau di Indonesia kita kelompokan berdasarkan tujuan usaha saja agar lebih mudah. Tujuan usaha ternak kerbau pada umumnya adalah untuk diambil daging, kerbau perah diambil susu. Selain itu kerbau juga dimanfaatkan tenaganya untuk untuk pertanian.

Jenis Kerbau di Indonesia

Nah dari tujuan usaha tersebut kita bisa memilih jenis kerbau apa saja yang cocok diternak. Pertama lihat dari sifat individu bibit ternak seperti  dibawah ini, pilih salah satu atau sesuaikan dengan tujuan usaha.

Jenis Kerbau di Indonesia Berdasarkan Tujuan Usaha

1. Jenis Kerbau Lumpur
Kerbau Lumpur merupakan jenis kerbau di Indonesia mempunyai kebiasaan berkubang di lumpur atau di rawa-rawa, merupakan kerbau yang kuat untuk bekerja baik sebagai pengolah membajak tanah pertanian maupun menarik pedati. Kerbau ini cocok untuk produksi daging dan memanfaatkan tenaga, sedangkan produksi susu kerbau ini rendah.

2. Jenis Kerbau Murrah
Kerbau Murrah merupakan jenis kerbau di Indonesia dengan ciri-ciri ukuran badan besar dan warna kulit hitam atau kelabu kehitaman. Kerbau Murrah cocok usaha ternak dengan tujuan perah susu dan cocok juga digunakan untuk kerja di sawah.

Karakteristik kerbau Murrah mempunyai kepala kecil dengan tanduk berbentuk spiral, bobot badan jantan dewasa rata-rata 544 kg dan betina dewasa rata-rata 450 kg. Produksi susu rata-rata per laktasi 1.800 kg dengan masa laktasi selama 9-10 bulan.

3. Jenis Kerbau Lokal
Kerbau Lokal yaitu jenis kerbau banyak dijumpai di seluruh Indonesia yang sudah ada sejak lama diantaranya di Sumba, Sumatera Barat. Kerbau local sering di pakai untuk bekerja di sawah dan diambil daging.

Setelah mengetahui jenis-jenis kerbau, pilih salah satu saja atau sesuai kebutuhan kerbau yang akan diternak. Sebelum beli kerbau bakal jadi bibit, perhatikan dengan teliti mulai dari keturunan silsilah yang baik sampai dengan keadaan fisik waktu mau dibeli. Berikut ada beberapa tips dari kami mungkin bisa membantu.

Tips Memilih Bibit Kerbau untuk Usaha

Setelah mengetahui jenis kerbau di Indonesia pilih salah satu dan lihat karakter masing jenis. Ada beberapa tips melihat karakter sebagai acuan memilih bibit kerbau untuk ternak:
1. Berpedoman pada sifat individu
2. Pengenalan jenis kerbau ternak
3. Memperhatikan silsilah keturunan
4. Perhatikan keadaan fisik
5. Umur kerbau yang akan jadi bibit
6. Daya produksi turunan ternak
7. Berat lahir, berat sapih, pertambahan berat badan
8. Efisiensi penggunaan makanan
9. Kualitas daging atau karkas (bagian potongan daging)

Agar lebih mudah kami sudah ringkas seperti ini:

Memilih Kerbau berdasarkan Silsilah
Bibit kerbau yang baik bisa dilihat dari silsilah keturunan, mempunyai keturunan mulus, pertumbuhan cepat besar dan kokoh,

Memilih Kerbau dilihat dari Kondisi Fisik
* Bentuk badan secara keseluruhan normal seimbang.
* Ternak calon pejantan mempunyai alat kelamin normal dan kakinya kuat.
* Ternak calon bibit betina mempunyai alat kelamin yang normal dan ambing baik dan puting susu 4 buah.
* Ternak kerja dipilih yang kakinya kuat, ber-otot berisi dan tulang hidungnya besar.

Memilih Kerbau dilihat dari Kesehatan
Lihat juga kondisi kesehatan, kerbau yang  sehat terlihat mata bersih dan beringas, kulit lembut mengkilap, tidak kurap, badan gemuk tidak kurus, kaki kokoh, hidung bersih, lidah berbau rumput dan kotoran normal.

Cara Melihat Umur Kerbau
Umur ternak, kerbau dapat dilihat melalui keadaan gigi. Gigi kerbau hanya terdapat pada rahang bawah, sedangkan rahang atas hanya merupakan bantalan keras yang digunakan untuk memotong rumput. Gigi pada rahang bawah berjumlah 8 buah (4 pasang).

Gigi kerbau pertama kali tumbuh gigi susu akan berganti dengan gigi seri tetap. Contoh saja jika gigi susu dalam sudah berseri dengan gigi seri 1 buah, umur kerbau 2,5 tahun dan seterusnya.

Itulah beberapa jenis kerbau di Indonesia dan cara memilih bibit dan jenis kerbau untuk ternak. Nah jika ingin tahu bagaimana cara usaha ternak kerbau yang baik cepat gemuk dan untung lihat artikel selanjutnya.

baca: Cara Ternak Kerbau Yang Baik Agar Cepat Gemuk

Sumber tulisan sebagian besar dari buku Berternak Kerbau, Sunari.

Tinggalkan Balasan

Close Menu