Home » Budidaya » Buah dan Sayur » Gejala dan Cara Pengendalian Hama Penyakit Pepaya

Gejala dan Cara Pengendalian Hama Penyakit Pepaya

Berbagai cara pengendalian hama penyakit pepaya perlu diketahui. Banyak sekali jenis hama dan penyakit menyerang tanaman pepaya, maka dari itu kami berbagi bagaimana mengetahui gejala awal dan mengatasinya.

Selain pengendalian hama penyakit pepaya secara cepat, pencegahan jauh lebih penting. Pencegahan tanaman pepaya dari hama penyakit yaitu dengan membersihkan lingkungan dan membuat sanitasi saluran air. Lebih lengkapnya pencegahan penyakit pepaya yaitu menanam pepaya sesuai anjuran.

baca: Cara Budidaya Pepaya yang Baik

Dari sekian banyak hama dan penyakit pepaya adalah beberapa hama yang sering menyerang seperti Hama Tungau Merah (Tetranycus sp) dan penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum gleosporiades. Dibawah ini telah rangkum 4 hama dan 3 penyakit pepaya.

Gejala Awal dan Cara Pengendalian Hama Pepaya

1. Hama Kutu Putih Pada Pepaya

Kutu Putih Pepaya

Hama Kutu Putih (Desmicoccus brevives dan Paracoccus marginatus) berwarna putih kecil tubuhnya ditutupi selaput benang lembut. Hama ini berkembang biak secara bergerombol, penyebarannya bisa terbang bersama angin dan ber-koloni dengan semut.

Hama Kutu Putih menghisap cairan sel dalam jaringan daun batang buah dengan menggunakan mulutnya. Akibatnya daun bisa mengerucut kehabisan cairan, daun rusak dan mati. Jika menempel di buah kutu putih bergerombol dan menyerap cairan buah pepaya.

Gejala pepaya kena serangan kutu putih, daun kerdil, buah menjadi berwarna hitam, pada serangan berat buah akan busuk dan keriput.

Cara Pengendalian Pepaya kena Hama Kutu Putih:

• Lakukan pengamatan pada pohon pepaya, jika ada kutu putih segera bersihkan dengan sponge yang telah diberi detergen 5 %. Lakukan selama tiga kali dengan interval tiga hari
• Apabila serangan sedang daun-daun yang terserang timbun atau di bakar. Lakukan penyemprotan dengan detergen 2,5% atau dengan Monosodium Glutamate (MSG) dengan konsentrasi 1 sendok makan / 20 liter air ke bagian tanaman yang terserang selama tiga kali dengan interval tiga hari.
• Pada serangan berat lakukan penyemprotan dengan insektisida, diawali dengan penyemprotan detergen untuk menghilangkan lapisan lilin.

2. Hama Kutu Daun Pada Pepaya

Hama kutu daun (Myzus Persicae) ber-simbiosis dengan semut, menyebabkan kerusakan pada daun dengan cara menghisap sel jaringan daun. Mereka berkembang biak pada musim kemarau dan hidup berkelompok di permukaan bawah daun.

Gejala pepaya terkena serangan kutu daun, timbul bercak-bercak pada daun. Pada serangan berat tanaman terlihat kerdil dan layu, warna daun tidak normal, daun menggulung pada bagian yang terserang dan banyak semut bergerombol.

Cara pengendalian kutu daun pada pepaya:

• Dapat menggunakan Aplikasi pestisida organik atau agensia hayati, 2 cc/liter agensia hayati yaitu terdiri dari cuka 1 liter, alkohol 1 liter, telur ayam 1 kg dan bawang putih ½ kg. Bawang dan telur diblender sampai halus lalu, masukkan cuka dan alkohol kemudian difermentasikan selama 14 hari.
• Menggunakan Aplikasi pestisida bahan aktif triazofos atau asefat.
• Penyemprotan dengan belerang
• Penggunaan entomopathogenik jamur perticillium lecanii.
• Memanfakan parasitoid aphidius matricariae dan diaretus chenopodiaphidis ashmead

3. Hama Tungau Merah Pada Pepaya

Tungau Pepaya

Diketahui Hama Tungau Merah (Tetranycus sp) pepaya merupakan hama utama dengan intensitas serangan dapat mencapai 14% sampai 43% serangan.

Gejala awal pepaya kena hama tungau merah yaitu timbulnya bintik-bintik putih pada daun. Pada serangan berat seluruh permukaan daun terdapat bintik-bintik putih.

Cara pengendalian hama tungau merah pepaya yaitu, membuat sanitasi lingkungan dengan dan mengurangi gulma yang merangkap sebagai inang alternatif.

Menggunakan akarisida 0,2% (bahan aktif propargi, piridaben, dicofol) untuk telur dan nimfa serta akarisida amitraz atau kinometional untuk tungau 18 dewasa. Ambang ekonomi pengendalian 8 ekor tungau untuk satu helai daun.

Gejala Awal dan Cara Pengendalian Penyakit Pepaya

1. Penyakit Busuk Akar dan Busuk Pangkal Batang

Penyakit Busuk akar disebabkan oleh Phytophthora Palmivora (Butl) Pythium spp.

Gejala pepaya terkena serangan Busuk Akar yaitu, awalnya daun bawah layu menguning, menggantung di sekitar batang sebelum rontok, kemudian daun muda juga layu sehingga tanaman pepaya hanya mempunyai sedikit daun-daun kecil puncak.

Selanjutnya pepaya mati, jika digali terlihat akar lateral membusuk, warna coklat tua, terasa lunak dan berbau busuk, serangan yang parah dapat merusak akar tunggang sampai pangkal batang.

Cara Pengendalian dan Pencegahan Pepaya Terkena Busuk Akar:

• Buat drainase air dengan baik
• Waktu pembibitan gunakan tanah yang telah disteril
• Tanam biji atau bibit pepaya tidak terlalu dalam.
• Rotasi tanaman bukan inang selain

2. Cara Pengendalian Penyakit Antraknosa Pada Pepaya

Antraknosa Pepaya

Penyakit Antarknose atau cacar buah pada pepaya disebabkan oleh jamur colletotrichum gleosporiades.

Gejala Pepaya terserang penyalit Antarknose yaitu buah muda luka kecil ditandai oleh adanya getah yang keluar mengental. Penyakit Antarknose pada buah menjelang masak terlihat bulatan-bulatan kecil warna gelap, apabila buah makin masak bulatan semakin besar dan busuk cekung ke arah dalam buah, dapat juga menginfeksi tangkai bunga.

Cara pengendalian penyakit Antraknosa pada pepaya:

• Perbaiki Sanitasi air sekitar kebun.
• Hindari pelukaan pada buah sejak muda sampai panen
• Musnahkan daun dan buah yang ada gejala penyakit
• Buat jarak tanam tidak terlalu rapat
• Hindari tumpang sari dengan tanaman inang alternatif penyebab penyakit antraknosa (tanaman cabai, mangga, pisang dan ubi kayu)
• Lakukan fungisida dengan bahan aktif Manzeb
• Pencegahan selama penyimpanan rendam buah dalam air dengan suhu 43-49 ºC selama 20 menit

3. Cara Pengendalian Penyakit Busuk Buah atau Busuk Hitam

Penyakit busuk buah atau busuk hitam pada pepaya disebabkan oleh Rhizopus stolonifer Ind.

Gejala pepaya terkena penyakit busuk buah atau busuk hitam yaitu, buah pepaya yang sudah tua membusuk berair pada kondisi lembab, buah dilapisi oleh sporangiospora warna hitam menyerang pada saat pasca panen (saat pengangkutan dan penyimpanan)

Cara Mengatasi buah pepaya busuk atau busuk hitam:

• Buah yang terserang segera di petik dan dimusnahkan
• Simpanan pada suhu rendah 10ºC
• Bungkus dengan kertas pada saat panen untuk menghindari luka
• Rendam buah dalam air dengan suhu 47ºC selama 20 menit

4. Cara Pengendalian Penyakit Erwinia Pepaya

Penyakit Erwinia Pepaya

Gejala pepaya terkena penyakit Erwinia yaitu, ada bercak basah pada tangkai daun dan batang yang masih hijau. Pada tanaman muda daun menguning dan membusuk, bagian tunas muda mengalami kematian. Pada helai daun besar terdapat bercak-bercak kering berbentuk tidak teratur meluas sepanjang tulang daun.

Jika penyakit menyerang batang akan busuk, daun gugur dan mati.

Cara pengendalian dan pencegahan penyakit Erwina pada pepaya:

• Waktu pemilihan benih. pilih dari buah tanaman pepaya yang sehat
• Perlakuan dengan PGPR
• Pemanfaatan agensia hayati seperti trichoderma sp. pada pupuk organik
• Pada tanah yang agak masam dapat ditambahkan dolomite untuk menetralkan pH
• Mengendalikan serangga pengunjung pada tanaman pepaya karena ditularkan oleh serangga vektor
• Buat sanitasi dan drainase lahan tanam pepaya yang baik
• Lakukan eradikasi dengan cara memotong dan membakar tanaman yang terserang (menghilangkan inokulum)

sumber: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Aceh, Basri A. Bakar Ratnawati

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *