Petani wajib tahu hama penyakit mangga dan cara pengendalian atau mengatasinya di kebun mereka. Jika berhasil mengatasi hama penyakit mangga sampai tuntas tentu tanaman akan tumbuh sehat dan produktif.

Budidaya tanaman mangga merupakan salah satu usaha dengan prospek bagus, mengingat meningkatnya kebutuhan buah. Kebutuhan buah mangga selalu meningkat, sedangkan laju produksi tidak sebanding. Untuk itu perlu peningkatan produksi dan kualitas buah dengan cara menanam mangga secara tepat dan baik.

baca: Cara Budidaya Mangga Manalagi Arumanis golek dll

Salah satu cara menanam mangga yang baik yaitu pengendalian hama penyakit. Hama tanaman mangga banyak sekali jenisnya begitu juga dengan penyakit mangga. Jika mangga ditanam untuk skala besar usaha budidaya, penanggulangan penyakit sangat penting.

Dibawah ini ada beberapa jenis hama mangga yang sering menyerang, begitu juga dengan beberapa penyakit yang sering menyerang. Kami sajikan terperinci disertai dengan gejala dan obatnya atau cara pengendaliannya.

Penyakit Mangga dan Cara Pengendaliannya

Dimulai dari penyakit mangga yang paling berbahaya.

1. Penyakit Cendawan Jelaga Pada Mangga

Cendawan Jelaga

Gejala penyakit Cendawan Jelaga pada mangga ditandai dengan warna hitam seperti beledu pada daun dan buah. Pada musim kemarau daun mangga bisa kering dan keriting.

Penyebab penyakit Cendawan Jelaga yaitu jamur Meliola mangifera.

Penyakit yang disebut juga embun jelaga ini muncul karena ada serangga yang menghasilkan cairan manis atau biasa disebut dengan embun madu. Cairan manis ini membuat jamur Meliola mangifera tumbuh dan berkembang dengan cepat.

Cara pengendalian penyakit Cendawan Jelaga yaitu dengan membasmi serangga penghasil cairan manis embun madu dengan tepung belerang. Lakukan juga pengendalian pertumbuhan semut hitam yang merupakan pelindung hama tersebut.

2. Penyakit Antraknose Pada Mangga

Antraknosa Mangga

Gejala mangga terserang penyakit Antraknose yaitu terlihat bintik-bintik hitam pada daun, flush, malai dan buah. Apabila bunga yang terserang maka seluruh panen akan gagal karena bunga rontok.

Serangan hebat bisa terjadi apabila kondisi udara terlalu lembab, banyak awan atau hujan waktu masa berbunga. Selain itu jika malam hari timbul embun yang banyak bisa juga menambah parah serangan penyakit Antraknose.

Penyebab penyakit Antraknose pada mangga yaitu jamur Colletotrichum Gloeosporiodes.

Cara pengendalian penyakit Antraknose pada mangga yaitu:
– Pemangkasan
– Menanam mangga jangan terlalu rapat
– Jangan menanam mangga untuk industri di daerah lembab
– Bagian tanaman yang kena penyakit dikumpul dan dibakar
– Semprot dengan dengan fungisida pada gejala awal.

3. Penyakit Diplodia Mangga

Diplodia Mangga

Penyakit diplodia pada mangga yaitu penyakit yang menyerang batang, dahan dan ranting. Gejala penyakit diplodia adalah kulit luar batang mangga terlihat pecah-pecah, mengeluarkan getah cairan coklat kehitaman (bledok). Makin lama luka melebar dan kulit mengelupas, selanjutnya mangga kering dan mati.

Penyebab penyakit diplodia yaitu cendawan atau jamur Botryodiplodia Theobromae. Serangan biasanya mulai muncul karena dipicu oleh luka kulit batang karena benda tajam atau sebab lain.

Pada musim kemarau luka mengeluarkan blendok atau musim hujan luka berkembang hingga ke jaringan kayu.

Cara Pengendalian penyakit diplodia adalah:
– Menghindari batang ranting tergores atau luka
– Hati hati dalam memangkas cabang, jangan menyisakan tempat berkembang biak jamur
– Cabang yang terserang dipotong dan dibakar, lukanya tutup dengan klorox
– Batang yang terserang dikupas diolesi Benlate
– Beri kapur pada pangkal batang
– Jika gejala penyakit muncul saat buah masih muda segera disemprot dengan fungisida Kocide

4. Penyakit Blendok Mangga

Blendok Mangga

Penyakit blendok yang disebabkan oleh kumbang Xyleborus affinis. Kumbang ini hidup dalam pohon dengan membuat lubang. Dari lubang tersebut mengeluarkan getah cairan berwarna coklat atau hitam.

Dari getah cairan ini bisa menyebabkan penyakit lain seperti diplodia, embun jelaga dan lain-lain.

Cara pengendalian penyakit blendok:
– Memotong bagian yang sakit
– Tutup lubang dengan kapas yang telah dicelupkan dengan insektisida
– Semprot pohon dengan buburbordeaux

5. Bercak Karat Merah Mangga

Bercak Karat Merah Mangga

Penyakit bercak karat merah mangga menyerang daun, ranting, bunga dan tunas sehingga terbentuk bercak warna merah. Penyakit bercak karat merah sangat berpengaruh pada proses pembuahan sehingga produksi tidak maksimal.

Penyebab penyakit bercak karat merah mangga yaitu ganggang Cephaleuros mycoidea Karst.

Cara pengendalian penyakit bercak karat merah mangga yaitu dengan memangkas, cabang, ranting yang diserang dan menyemprot dengan fungisida bubuk bordeaux atau sulfat tembaga.

6. Penyakit Gleosporium

Penyakit Gleosporium

Gejala mangga terkena penyakit Gleosporium adalah; jika yang terkena daun berbintik-bintik hitam menggulung, jika yang terkena bunga menjadi layu dan jika yang terkena buah busuk.

Penyebab penyakit ini yaitu jamur Gloeosporium mangifera.

Cara pengendalian penyakit Gleosporium semprot dengan fungisida Bubur Bordeaux.

7. Benalu

Benalu Mangga

Benalu adalah tumbuhan gulma hidup secara parasit di batang atau cabang pohon mangga. Benalu menyerap aliran nutrisi makanan, sehingga cabang yang terserang kekurangan nutrisi, layu dan mati.

Cara pengendalian benalu yaitu dengan membersihkan benalu yang menempel. Jika sudah parah, potong dahan yang terserang sampai bersih.

Hama Mangga dan Cara Pengendaliannya

1. Hama Kutu Putih

Hama Kutu Putih Mangga

Gejala mangga terserang hama kutu putih yaitu terlihat banyak kutu putih pada daun. Hama kutu putih berbentuk oval, datar, tertutup lapisan tebal seperti lilin, sering hinggap pada daun dan menghisap cairan sel daun. Akibat dari serangan kutu putih daun bercak kuning kotor.

Penyebab hama kutu putih yaitu kutu Bemisia tabaci. Kutu putih juga penyebab muncul penyakit Cendawan Jelaga. Serangan hama kutu putih berakibat pertumbuhan tanaman terhambat dan produksi buah menurun.

Cara pengendalian hama Kutu Putih yaitu dengan memotong dahan daun banyak menempel kutu putih kemudian membakarnya. Jika serangan sudah terlanjur parah seluruh daun maka lakukan pemangkasan total dan menyemprotkan insektisida. Lakukan juga pengendalian semut merah penyebab timbulnya hama.

2. Jamur Upas

Jamur Upas

Serangan hama jamur upas terlihat dengan ciri warna putih sedikit merah jambu berkilat. Gejala mangga terserang jamur upas yaitu ranting atau cabang terbungkus oleh jamur upas. Ujung pada cabang tersebut, baik ranting, daun yang terserang terlihat tidak sehat.

Jamur upas berkembang pesat pada musim hujan, sedangkan pada musim kemarau masih terlihat sedikit. Penyebab jamur upas pada mangga yaitu hama Corticium Salmonicolor.

Cara pengendalian jamur upas pada mangga yaitu dengan cara mengupas cabang yang terkena. Jika serangan sudah parah potong cabang tersebut dan bakar. Kalau masih gejala awal semprot dengan fungisida.

3. Ulat Penggerek Pucuk

Ulat Penggerek Pucuk Mangga

Hama ulat penggerek pucuk pada mangga menyerang batang muda dan malai bunga. Ulat ini mengerek tunas muda dengan cara mengebor, mulai dari atas kebawah.

Akibat dari serangan ulat penggerek ini terputus nutrisi ke daun. Akibatnya pucuk akan layu, kering, seterusnya mati.

Pengendalian ulat penggerek pucuk mangga yaitu dengan memotong cabang yang terserang dan membakarnya. Untuk memutus serangan kembali semprot dengan insektisida.

4. Bisul Daun Mangga

Bisul Daun Mangga

Gejala mangga terkena bisul daun yaitu daun bolong-bolong terlihat seperti bisul diatas permukaan.

Bisul daun mangga disebabkan oleh larva serangga Procontarinia matteiana dari hasi telur lalat betina. Larva ini memakan daun mangga sehingga muncul bolong-bolong menyembul menyerupai bisul.

Lalat betina ini meletakkan telur menggunakan ovipositor ke dalam jaringan daun muda. Lalat betina akan bertelur dan menetas jadi larva. Larva ini akan menghisap cairan daun.

Cara pengendaliannya:
– Membuang daun yang terserang hama dan membakarnya
– Membersihkan lingkungan, membalikkan tanah sekitar.
– Semprot dengan racun anti serangga pada daun waktu sore hari

5. Hama Thrips Mangga ( Scirtothrips dorsalis )

Hama Thrips Mangga

Hama ini disebut thrips bergaris merah karena pada segment perutnya yang pertama terdapat garis merah. Hama Trips menyerang daun muda dan bunga mangga dengan menusuk dan menghisap cairan dari epidermis daun dan buah.

Bekas tusukan tersebut menjadi sumber penyakit. Daun kelihatan seperti terbakar, warna coklat dan menggelinting. Apabila bunga diketok dengan tangan dan bawahnya jika ditaruh alas dengan kertas putih akan terlihat banyak thrips yang jatuh.

Cara pengendalian hama Thrips pada mangga yaitu:
– Tunas muda yang terserang dipotong lalu dibakar
– Tangkap dengan perangkap warna kuning
– Pemangkasan cabang secara teratur
– Lakukan penyemprotan dengan BVR atau PESTONA

6. Hama Ulat Phylotroctis sp

Ulat Philotroctis

Hama mangga ulat Phylotroctis warna sedikit coklat. Hama ulat ini menggerek pangkal calon malai bunga. Telur Phyloctroctis sp menetas dan dewasa menyerang tangkai buah muda. Setelah itu buah muda gugur karena lapisan absisi pada tangkai buah bernanah kehitaman. Ulat ini menyerang pada pada malam hari.

Cara Mengatasinya ulat mangga Phylotroctis sp yaitu:
– Pemangkasan cabang yang terserang hama
– Lakukan penyemprotan dengan BVR atau PESTONA

7. Hama Ulat Buah Seed Borer, Noorda albizonalis

Ulat Buah Mangga

Hama ulat mangga ini menggerek buah pada bagian ujung atau tengah. Akibatnya meninggalkan bekas kotoran dan sering menyebabkan buah pecah. Ulat Seed Borer langsung menggerek biji buah akibatnya buah busuk dan jatuh.

Cara pengendalian ulat Borer pada mangga:
– Membungkus buah
– Kumpulkan buah terserang hama lalu dibakar

8. Hama Wereng Mangga

Hama Wereng

Hama wereng mangga menyerang pucuk malai bunga, daun baru tumbuh. Hama wereng menyerang dengan cara menghisap cairan pada pucuk bunga hingga kering. Akibatnya penyerbukan dan pembentukan buah terganggu lalu mati.

Serangan parah bisa terjadi jika didukung oleh cuaca panas lembab.

Hama mangga ini dapat mengundang tumbuh dan berkembang penyakit embun jelaga. Hama wereng sekaligus mengeluarkan embun madu yang dapat pemicu timbulnya penyakit cendawan jelaga atau embun jelaga.

Pengendalian hama wereng mangga:
– Pengasapan 3 atau 4 kali dalam satu minggu
– Pemangkasan jika sudah dianggap perlu
– Lakukan penyemprotan insektisida Diazinon atau sesuai produk

9. Hama Lalat Buah Mangga

Gejala Lalat Mangga

Hama lalat mangga menyerang buah, awalnya ditandai dengan tampak titik hitam, lubang kecil pada sekitar kulit buah. Selanjutnya menjadi kuning, bisa juga terjadi perkembangan hama lain. Buah akan busuk dan jatuh sebelum panen, kalau tidak jatuh tidak layak di konsumsi.

Cara pengendalian hama lalat mangga adalah dengan:
– Membungkus buah sebelum fase matang umur 1,5 bulan
– Selain dibungkus lakukan pengasapan untuk mengusir lalat dan hama lain
– Pemasangan perangkap lalat yaitu larutan sabun atau metil eugenol di dalam wadah atau dengan daun selasih
– Insektisida

10. Kepik mangga

Hama Kepik Mangga

Menyerang buah mangga dengan cara masuk ke dalam. Buah tidak layak konsumsi.

Kepik mangga disebabkan oleh hama Cryptorrhynoccus gravis

Cara pengendalian kepik mangga yaitu dengan predator semut merah yang menyebabkan kepik tidak bertelur.

11. Bubuk buah mangga

Ulat Buah Mangga

Hama bubuk buah mangga menyerang buah dan tunas muda. Gejala mangga terserang hama ini terlihat kulit buah normal, tapi jika dibelah terlihat bagian dalam buah dimakan hama.

Cara pengendalian hama bubuk buah mangga yaitu:
– Membuang buah mangga yang jatuh
– Menggunakan pupuk kandang halus
– Membalikkan tanah sekitar batang pohon dengan mencangkul
– Menyemprotkan insektisida ke tanah yang sudah dibalik

12. Tungau Mangga

Hama Tungau Mangga

Tungau mangga pertama menyerang daun mangga yang masih muda dan menyerang permukaan daun mangga bagian bawah. Hama ini juga menyerang pada rangkaian bunga.

Penyebab tungau mangga yaitu hama Paratetranychus yothersi, Hemitarsonemus latus

Cara pengendalian tungau mangga dengan menyemprotkan tepung belerang, insektisida Diazinon atau Basudin.

13. Kelelawar atau Codot

Hama Kelalawar Mangga

kelelawar memakan buah mangga pada malam hari. Buah mangga akan bolong, busuk dan jatuh.

Cara pengendalian kelelawar pada mangga yaitu:
– Membiarkan predator semut kerangkeng hidup di sela daun mangga
– Memasang kincir angin yang ada peluit (kitiran)
– Melindungi pohon mangga dengan jaring

Itulah hama dan penyakit mangga beserta cara pengendaliannya semoga dapat membantu.

dari berbagai sumber: 8villages com, jualbenihmurah com, willythausand.wordpress com, warasfarm.wordpress com

Tinggalkan Balasan

Close Menu