Daya tarik burung ciblek terdapat pada suara kicau yang besar, meski kicau burung ini senada tetap banyak yang suka menikmati terutama ketika kicau berulang-ulang dan terus-menerus berbunyi dalam nada tinggi alam waktu lama.

Ciblek banyak dijumpai di Jawa, Bali dan Sumatera. Habitat ciblek banyak dijumpai daerah sawah, kebun, ladang, pinggiran hutan dan di sekitar rumah penduduk, dari dataran rendah hingga pada ketinggian 1000 m dpl sangat mungkin dijumpai burung ciblek.

Musim berkembang biak burung ini tidak pasti, akan tetapi pada umumnya mereka berkembang biak pada saat menjelang musim hujan dengan jumlah telur dihasilkan antara 2 sampai dengan 3 butir.

Makanan alami paling disukai ciblek adalah serangga, seperti ulat daun, rayap, telur kupu-kupu, telur semut dan jenis serangga lainnya

Ciri-Ciri Burung Ciblek Yang Baik

Burung ciblek dikatakan baik apabila telah rajin berkicau. Namun hal itu belum cukup kalau ingin membawa ke arena lomba. Suara kicau dikatakan baik kalau volumenya besar, keras, tajam, cepat dan tebal. Hal ini sangat tidak mungkin diperoleh pada ciblek bakalan atau baru ditangkap.

Untuk itu harus pintar memilih bakalan agar nanti berpotensi mempunyai kicau yang keras yaitu dengan melihat paruhnya. Paruh agak panjang dan tidak begitu tebal menandakan ciblek memiliki suara yang baik dan rajin berkicau, sementara paruh yang pendek dan tipis biasanya jarang berkicau.

Burung Ciblek

 

Tinggalkan Balasan

Close Menu