Cara ternak burung merpati pos mulai dari mempersiapkan kandang. Ternak atau budidaya burung Merpati Pos yaitu memperbanyak sendiri Burung Merpati dengan cara mengawinkan secara alami. Pasangan yang mau dikawinkan bisa dibeli di tempat penakaran burung atau sudah dipelihara dari kecil.

Perlu diperhatikan! kalau pasangan induk Merpati beli dari penakar, jangan dilepas dulu, kalau dilepas dia akan balik kembali ke pemilik semula.

baca juga: Burung Merpati Termahal di Dunia Terjual Seharga Rp20 Miliar

Persiapan Kandang  Ternak Merpati Pos

Langkah awal cara ternak Merpati mulai dari persiapkan kandang. Seperti yang kita tahu kandang merpati pos terdiri dari kotak sarang, tenggeran, pelataran mendarat dan kandang terbuka.

Kandang terbuka harus tertutup oleh kawat kasa di keliling dan atap fiberglas. Guna kandang terbuka adalah supaya burung dapat memperoleh sinar matahari tapi tidak bisa terbang ke luar.

Ketika sedang tidak dilepas, burung akan terus berada dalam kandang atau mungkin dalam sangkar. Ukuran kotak sangkar Merpati Pos 60 cm x  40 cm, tinggi 45 cm, dibuat memanjang ke dalam. Sangkar ini dan keseluruhan kandang dibedakan untuk breeding, pembesaran anak dan untuk Merpati dewasa.

Ketiga jenis kandang ini sebenarnya sama, kecuali ukuran dan perlengkapan kotak sangkar.

Ukuran ruang terbuka pada burung dewasa lebih luas dibanding pada kandang breeding dan pembesaran anak burung. Kotak sarang pada burung dewasa dan anak burung dilengkapi dengan tenggeran. Sementara kotak breeding tidak perlu ada tenggeran, sebab akan digunakan untuk membangun sarang.

Supaya burung merpati mau bertelur membuat sarang, pada lantai kandang terbuka, taburkan rumput atau jerami kering. Waktu saat menjelang bertelur,  merpati akan mengambil serpihan jerami kering dan membawa masuk ke dalam kotak sangkar sebagai sarang bertelur.

Bentuk kandang terbuka sangat berguna pada Merpati Pos. Kalau kandang hanya kotak sarang, dibiarkan berada di tempat terbuka dan hanya diberi tempat pendaratan, maka burung dewasa yang dibeli dari penangkar akan kembali ke yang punya.  Maka dari itu induk yang dibeli tidak boleh dilepas. Kalau induk dari kecil kita  pelihara dan sudah dilatih tidak masalah kalau dilepas.

baca juga: Cara Memilih Merpati Balap yang Baik

Ternak Merpati Pos

 

Cara Ternak Merpati Pos

Merpati mempunyai pasangan setia seumur hidup, baik kawin sedarah atau tidak. Merpati akan mencari pasangan selama dalam kandang pembesaran atau setelah mereka pindah ke kandang dewasa. Apabila merpati belum menemukan pasangan, boleh dilakukan perjodohan yaitu dengan cara mengurung dalam kotak sarang selama 2 sampai 3 hari. Setelah jodoh, Merpati akan kawin.

Setelah itu dalam kotak sarang siapkan tempat bertelur berupa keranjang bambu atau kotak kayu kecil.

Walau burung merpati akan mengambil serpihan rumput kering di lantai kandang terbuka,  sebaiknya dalam kotak diberi jerami dan rumput kering sebagai alas telur.

Merpati biasa bertelur dua butir. Lama waktu pengeraman 16 s/d 18 hari.

Anak burung baru menetas sampai umur 4 hari, akan disuapkan cairan seperti susu oleh induk betina berasal dari tembolok. Setelah 4 hari, cairan tembolok akan tercampur dengan butiran pakan sangat halus. Makin lama butiran pakan akan semakin kasar. Setelah umur 10 hari, induk hanya akan menyuapkan anak dengan butiran pakan kasar.

Ketahui juga: Ciri-ciri Merpati Sehat

Pemberian Cincin Setelah Ternak

Pemberian cincin pada anak merpati dapat dilakukan umur 5 s/d 10 hari. Apabila ada pembeli anak burung merpati ini, sebaiknya lebih dari umur 10 hari. Karena walau anak merpati tersebut belum disapih, namun sudah kuat diberi pakan tanpa cairan tembolok.

Pakan Merpati Pos

Pakan merpati pos dapat berupa pelet 100%, bisa juga dengan kombinasi bijian, seperti gabah, jagung dan sorgum 70% dicampur pelet 30%. Selain itu merpati mesti diberi sayuran berupa kangkung, wortel, bayam, selada air, kol, seledri. Semuanya dirajang kecil agar merpati mudah memakannya

Pakan induk jantan maupun betina masa menyuap-kan anak, harus ditambah 3 kali lipat dari ukuran biasa. Karena pakan juga untuk menyuap-kan anak mereka.

baca juga: Cara Merawat Merpati Tinggian Juara

Menjaga Kualitas Ternak Merpati Pos

Dua minggu setelah bertelur pertama menetas, induk betina akan kembali bertelur. Oleh karena itu diperlukan sarang baru. Dalam waktu 2 minggu telur kedua ini akan dierami sampai menetas. Dua minggu kemudian, induk betina akan kembali bertelur untuk tahap 3.

Namun setelah telur ketiga selesai disuapi dan induk bersiap kembali bertelur tahap 4, sebaiknya induk jantan dan betina dikeluarkan dari kandang, untuk istirahat. Tempatkan terpisah antara induk jantan dan betina.

Kalau mau membudidayakan lagi ganti dengan pasangan induk lain. Walaupun dalam setahun merpati pos mampu menghasilkan 4 pasang anak, namun harus menjaga kondisi agar pasangan induk dibatasi 3 pasang anak dalam 3 angkatan saja.

Harga Merpati Pos dibilang baik sangat tergantung tergantung jenis dan kualitas. Semakin langka jenis Merpati,  harga juga makin tinggi. Tidak kalah penting menentukan harga tinggi adalah kualitas induk. Semakin sering induk mereka memenangkan lomba, maka makin tinggi harga keturunannya. Semoga membantu cara ternak Merpati Pos budidaya sukses.

This Post Has 6 Comments

  1. terima kasih atas infonya

  2. ya emang, kalau ada teman yang tahu lebih banyak mengenai merpati pos boleh berbagi sama kita disini. Makasih comm

  3. terima kasih infonya… sangat bermanfaat…

Tinggalkan Balasan

Close Menu