Cara pemijahan ikan bandeng untuk mendapatkan benih unggul dengan mutu berkualitas baik bisa  dilakukan  mulai dari memilih induk. Selanjutnya merangsang induk agar cepat pematangan gonat, tenik pemijahan dan perawatan benih bandeng.

Sistem pembenihan intensif dapat dilakukan pada beberapa kolam khusus. Kolam khusus yang kami maksud yaitu kolam pematangan induk, kolam pemijahan, kolam peneneran dan kolam pembesaran. Petani harus menyediakan kolam-kolam khusus diatas agar dapat hasil maksimal.

baca juga: Cara Pengolahan Kolam Pembesaran Ikan Bandeng Agar Dapat Hasil Optimal

Benih Ikan Bandeng

 

Setelah menyediakan kolam untuk masing pekerjaan baru bisa mulai pemijahan ikan bandeng seperti dibawa ini.

Cara Pemijahan Ikan Bandeng

Cara Memilih Induk Bandeng Unggul

Ciri-ciri induk ikan bandeng unggul yang bisa dibuat untuk pemijahan bisa dilihat dari bentuk fisik dan gerak-gerik ikan itu sendiri, kira-kira seperti berikut:

1. Bentuk bandan normal, perbandingan panjang dan berat badan ideal
2. Ukuran kepala ikan relatif kecil
3. Sunan sisik teratur, licin, mengkilat, tidak ada luka pada sisik ikan.
4. Gerakan lincah dan normal, tidak terlihat sakit
5. Umur antara 4 sampai 5 tahun

Merangsang Induk Bandeng

Kematangan gonad induk ikan bandeng dapat dipercepat dengan penggunaan hormone LHRH (Letuizing Hormon Releasing Hormon). Untuk pemberiannya bisa dilakukan melalui suntikan.

Merangsang Induk bisa kita lakukan pada kolam khusus pematangan induk.

Teknik Pemijahan Ikan Bandeng

Pemijahan adalah pencampuran induk jantan dan betina yang telah matang sel sperma dan sel telur.

Pemijahan ikan bandeng bisa dilakukan pada kolam khusus pemijahan. Kolam khusus pemijahan tentu sudah lengkap dengan segala peralatannya seperti kakaban dan memperhatikan kualitas air.

Induk ikan dimasukan ke dalam kolam. Setelah berada dalam air, biasanya perkawinan terjadi pada malam hari, sel sperma akan membuahi sel telur karena sistem pembuahan ikan terjadi di luar tubuh.

Setelah ada tanda tanda membuahi sel telur, induk ikan segera dipindahkan ke kolam lain.

Telur yang mengapung atau menempel di kakaban pada kolam pemijahan menetas setelah 24 – 26 jam dari awal pemijahan.

Telur yang telah menetas akan menjadi larva dan masih mempunyai cadangan makanan dari kuning telur induk, sehingga belum perlu diberi pakan hingga umur 2 hari.

Merawat Benih Bandeng

Lankah terakhir dari cara pembenihan ikan bandeng yaitu merawat benih ikan.

Setelah umur 9 hari larva ikan pindahkan ke kolam pemeliharaan nener. Dalam kolam ini larva diberi pakan alami berupa plankton. Lakukan perawatan intensif setiap hari dan menjaga kualitas air.

Jika sudah 8 minggu dapat memberikan pakan berupa tepung dengan kadar protein 30%. Untuk menambah nutrisi pada pakan bisa dengan mencampur dengan produk NASA dosis 2 – 5 /kg.

Setelah peneneran ikan bandeng selama 8 minggu, anak ikan bandeng bisa pindah ke kolam pembesaran. Selanjutnya lakukan perawatan dan pakan ikan sesuai dengan pembesaran ikan secara berkelanjutan.

Jangan lupa juga memperhatikan hama dan penyakit ikan bandeng agar hasil bisa maksimal.

baca juga: Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan Bandeng

Demikian cara pembenihan ikan bandeng yang baik secara berkelanjutan, semoga dapat membantu para usaha budidaya.

Tinggalkan Balasan

Close Menu