Cara menyediakan benih bandeng unggul berkelanjutan dengan mutu berkualitas baik bisa  dilakukan  mulai dari memilih induk dan sistem pembenihan intensif pada kolam khusus. Kolam khusus dimaksud yaitu kolam pematangan induk, kolam pemijahan, kolam peneneran dan kolam pembesaran.

Benih Ikan Bandeng

Cara memilih induk bandeng unggul dengan ciri-ciri

1. Bentuk normal, perbandingan panjang dan berat ideal
2. Ukuran kepala relatif kecil
3. Sunan sisik teratur, licin, mengkilat, tidak ada luka
4. Gerakan lincah dan normal
5. Umur antara 4 5 tahun

Merangsang pemijahan

Kematangan gonad dapat dipercepat dengan penggunaan hormone LHRH (Letuizing Hormon Releasing Hormon) melalui suntikan.

Pemijahan

Pemijahan adalah pencampuran induk jantan dan betina yang telah matang sel sperma dan sel telur. Setelah berada di air, sel sperma akan membuahi sel telur karena sistem pembuahan ikan terjadi di luar tubuh. Pemijahan dilakukan pada kolam khusus pemijahan.

Penetasan

Telur yang mengapung di kolam pemijahan menetas setelah 24 – 26 jam dari awal pemijahan. Telur yang telah menetas akan menjadi larva dan masih mempunyai cadangan makanan dari kuning telur induk, sehingga belum perlu diberi pakan hingga umur 2 hari.

Merawat benih Bandeng

Setelah berumur 9 hari larva dipindah ke kolam pemeliharaan nener. Di kolam ini larva diberi pakan alami berupa plankton.

Waktu peneneran 8 minggu. Pakan yang diberikan berupa tepung dengan kadar protein 30%. Untuk menambah nutrisi pakan pencampuran pakan dengan NASA dosis 2 – 5 /kg.

Setelah peneneran selama 8 minggu, pindah bandeng ke kolam pembesaran.

Demikian semoga membantu para usaha budidaya menyediakan benih bandeng unggul berkelanjutan dengan mutu baik.

Tinggalkan Balasan

Close Menu