Pemberantasan atau mengatasi hama penyakit tanaman cabai merupakan salah satu kegiatan yang mesti dilakukan oleh setiap Petani. Pekerjaan ini sangat penting dalam menjalankan usaha budidaya cabe agar hasil panen maksimal. Penting karena sangat berguna dilakukan baik sebagai pencegah atau mengobati penyakit.

Budidaya cabe sangat menjanjikan, mempunyai prospek bagus sebagai salah satu peluang usaha menguntungkan. Asal dapat di jalankan dengan benar. Harga cabe selalu naik jika musim hujan antara bulan Oktober sampai bulan Maret. Pada musim hujan cabe sulit pemeliharaan umumnya busuk daun busuk buah dan bahkan seluruh pohon. Untuk itu perlu mendapat perhatian ektra.

Pemberantasan hama penyakit cabe sudah bisa dimulai dari waktu pemilihan bibit benih yang bagus. Setelah itu dilanjutkan dengan tata cara pembibitan cabe yang baik sampai dengan cara memindahkan dan menanam pada lahan yang sudah di persiapkan.

baca juga: Cara pembibitan cabai yang baik

Penyakit Cabai

Penanggulangan hama penyakit cabe tidak terlepas juga dari tata cara penanaman yang baik sesuai standar pertanian. Mulai dari persiapan lahan sampai dengan pengaturan jarak tanam dan sebagainya.

Untuk mengatasi hama penyakit cabe bisa dilihat dibawah ini. Hama penyakit tanaman cabe banyak sekali, lebih baik mengetahui  apa saja hama dan penyakit cabai diantaranya:

Hama Penyakit Cabai

  1. Hama tungau merah. Hama ini menyerang pucuk cabe sehingga tanaman tumbuh tidak normal
  2. Hama Trips. Hama ini menyerang cabe dengan cara menghisap cairan tanaman. Tanda cabe diserang oleh hama trips yaitu timbul bercak putih mengkilap, selanjutnya menjadi coklat, kemudian daun mengeriting, menggulung kedalam, selanjutnya timbul benjolan
  3. Berikutnya hama Peridroma saucia, Heliotis sp, Spodoptera sp. Hama ini menyerang tunas cabe, daun cabe dan buah cabai
  4. Lalat buah. Hama cabai ini menyerang buah sehingga berubah warna ke hitam. Buah cabai juga menjadi hitam
  5. Penyakit busuk buah. Penyakit cabai ini ditandai dengan busuk buah selanjutnya rontok
  6. Penyakit kering buah. Awalnya buah cabai bercak setelah itu berubah warna kehitaman, mengering dan mengerut
  7. Penyakit disebabkan Cendawan. Penyakit cabai oleh cendawan terlihat gejala bercak pada daun, layu, busuk dan gugur.

Itulah beberapa hama dan penyakit cabai yang umumnya sering menyerang. Lalu bagaimana cara pemberantasan atau mengatasinya?

Cara Mengatasi Penyakit Cabai

Cara mengatasi penyakit cabai bisa dilakukan dengan menggunakan insektisida yang banyak tersedia di pasaran. Lakukan penyemprotan tanaman cabai pada 15 hari dan jika ada gejala serangan hama, sebagai langkah pengobatan dan lakukan juga penyemprotan sebagai pencegahan sebelum cabe terserang penyakit.

Dosis yang digunakan 1-2 ml per liter air untuk 2-3 tanaman. Untuk tanaman cabai dengan luas 100 m2 membutuhkan 20 ml insektisida. Untuk lahan yang lebih luas dikalikan saja sesuai dengan luas lahan masing di lokasi Anda. Waktu penyemprotan tanaman cabai bisa pagi atau sore hari.

Penyemprotan tanaman sebelum diserang penyakit dengan dosis 1 ml per liter air. Jika sudah ada gejala penyakit berikan dosis 2 ml per liter air.

Pemberian fungisida bentuk bubuk (granular) bisa dilakukan pada waktu tanam. Sementara penyemprotan dengan fungisida cair diberikan saat umur cabai sudah berumur 3-4 minggu.

Sekali lagi untuk pencegahan hama penyakit bisa berikan insektisida sebelum tanam, namun apabila ada gejala tanaman terkena serangan penyakit maka penyemprotan bisa dilakukan dan di ulang seminggu sekali sampai penyakitnya hilang.

Jangan lupa perhatikan juga cara menanam cabe yang baik pada link disini

baca: Cara menanam cabe merah keriting atau cabe merah besar

Dengan demikian setelah melakukan pencegahan dan  pengobatan, pemilihan bibit yang baik serta melakukan cara tanam yang baik mudah-mudahan hasil panen meningkat.

Tinggalkan Balasan

Close Menu