7 Hama penyakit cabe yang sering menyerang dan cara mengatasinya info budidaya berikut ini. Pengendalian hama penyakit cabe merupakan salah satu kegiatan yang mesti dilakukan oleh setiap petani. Pekerjaan ini sangat penting dalam menjalankan usaha budidaya cabe agar hasil panen maksimal.

Langkah yang sangat penting lagi yaitu mencegah sebelum terkena serangan hama atau penyakit. Pencegahan harus sudah dimulai dari awal pemilihan bibit dan pengolahan lahan.

Penyakit Cabai

Budidaya cabe sangat menjanjikan, mempunyai prospek bagus sebagai salah satu peluang usaha menguntungkan. Asal dapat di jalankan dengan benar.

Harga cabe selalu naik jika musim hujan antara bulan Oktober sampai bulan Maret. Pada musim hujan cabe sulit pemeliharaan umumnya busuk, daun busuk buah dan bahkan seluruh pohon. Untuk itu perlu mendapat perhatian ektra.

Pencegahan Hama Penyakit Cabe

Pemberantasan hama penyakit cabe sudah bisa dimulai dari waktu pemilihan bibit benih yang bagus. Setelah itu dilanjutkan dengan tata cara pembibitan cabe yang baik sampai dengan cara memindahkan dan menanam pada lahan yang sudah di persiapkan.

baca juga: Cara pembibitan cabai yang baik

Penanggulangan hama penyakit cabe tidak terlepas juga dari tata cara penanaman yang baik sesuai standar pertanian. Mulai dari persiapan lahan sampai dengan pengaturan jarak tanam dan sebagainya.

Untuk mengatasi hama penyakit cabe bisa dilihat dibawah ini. Hama penyakit tanaman cabe banyak sekali, lebih baik mengetahui  apa saja hama dan penyakit cabai diantaranya:

Hama Penyakit Cabe Yang Sering Menyerang

l. Hama Tungau Merah
Hama tungau merah cabe menyerang pucuk cabe sehingga tanaman tumbuh tidak normal.

2. Hama Trips
Hama Trips menyerang cabe dengan cara menghisap cairan tanaman. Tanda cabe diserang oleh hama trips yaitu timbul bercak putih mengkilap, selanjutnya menjadi coklat, kemudian daun mengeriting, menggulung kedalam, selanjutnya timbul benjolan.

3. Hama Peridroma Saucia, Heliotis sp, Spodoptera sp
Hama ini menyerang tunas cabe, daun cabe dan buah cabe.

4. Lalat Buah
Hama lalat cabe menyerang buah sehingga berubah warna ke hitam. Buah cabai juga menjadi hitam

5. Penyakit Busuk Buah.
Penyakit cabe busuk buah ditandai dengan gejala busuk buah selanjutnya rontok.

6. Penyakit Cabe Kering Buah
Gejala awalnya buah cabe bercak setelah itu berubah warna kehitaman, mengering dan mengerut.

7. Penyakit Cabe Oleh Cendawan
Gejala cabe terserang terlihat bercak pada daun, layu, busuk dan gugur.

Itulah beberapa hama dan penyakit cabe yang sering menyerang yang harus cepat diatasi dan melakukan pencegahan. Jika sudah terserang penyakit, lalu bagaimana cara pemberantasan atau mengatasinya?

Cara Mengatasi Penyakit Cabe

Cara mengatasi penyakit cabe yang baik bisa dilakukan dengan menggunakan insektisida yang banyak tersedia di pasaran.

Lakukan penyemprotan tanaman cabe pada 15 hari dan jika ada gejala serangan hama, sebagai langkah pengobatan. Lakukan juga penyemprotan sebagai pencegahan sebelum cabe terserang penyakit.

Dosis yang digunakan 1-2 ml per liter air untuk 2-3 tanaman. Untuk tanaman cabe dengan luas 100 m2 membutuhkan 20 ml insektisida. Untuk lahan yang lebih luas dikalikan saja sesuai dengan luas lahan masing di lokasi di tempat Anda.

Waktu penyemprotan tanaman cabai bisa pagi atau sore hari.

Penyemprotan tanaman sebelum diserang penyakit dengan dosis 1 ml per liter air. Jika sudah ada gejala penyakit berikan dosis 2 ml per liter air.

Pemberian fungisida bentuk bubuk (granular) bisa dilakukan pada waktu tanam. Sementara penyemprotan dengan fungisida cair diberikan saat umur cabai sudah berumur 3-4 minggu.

Sekali lagi untuk pencegahan hama penyakit bisa berikan insektisida sebelum tanam, namun apabila ada gejala tanaman terkena serangan penyakit maka penyemprotan bisa dilakukan dan di ulang seminggu sekali sampai penyakitnya hilang.

Itulah cara pengendalian hama dan penyakit tanaman cabe untuk pencegahan dan pengobatan. Jangan lupa perhatikan juga cara menanam cabe yang baik pada link disini

baca: Cara menanam cabe merah keriting atau cabe merah besar

Dengan demikian setelah melakukan pencegahan dan  pengobatan, pemilihan bibit yang baik serta melakukan cara tanam yang baik mudah-mudahan hasil panen meningkat.

Tinggalkan Balasan

Close Menu