Home » Budidaya » Buah dan Sayur » Cara Menanam Pisang Kepok Agar Berbuah Lebat dan Subur

Cara Menanam Pisang Kepok Agar Berbuah Lebat dan Subur

Cara menanam pisang kepok agar berbuah lebat dan subur selalu terlintas dalam pikiran saat mulai musim tanam. Budidaya pisang kepok di kebun luas atau di pinggir pekarangan rumah tentu ada cara paling baik dan tepat.

Pisang kepok banyak disukai oleh masyarakat kita terutama pisang kepok kuning. Pisang kepok kuning memiliki rasa manis dan lembut, bisa langsung dimakan atau dibuat makanan olahan. Pisang kepok banyak mengandung nutrisi dan vitamin, baik dikonsumsi oleh tubuh.

Peluang usaha pisang kepok sangat terbuka lebar, dibuat makanan olahan atau dengan cara menjual mentah. Karena pisang kepok memiliki nilai ekonomis tinggi kita bisa menanam untuk dimakan sendiri atau dijual sebagai peluang bisnis.

Menanam pisang kepok bisa dengan skala besar pada lahan luas. Lahan kosong bisa dimanfaatkan untuk menanam pisang supaya menjadi produktif.

Agar hasil maksimal kita perlu mengetahui cara menanam pisang kepok yang baik, sebagaimana berikut ini.

Menanam Pisang Kepok

Menanam Pisang Kepok

Cara menanam pisang kepok sebetulnya tidak jauh berbeda dengan budidaya tanaman pisang lain seperti pisang ambon, pisang raja, pisang sereh, atau pisang tanduk.

Walau demikian kita perlu lebih cermat dalam menentukan lokasi yang tepat, media tanam sampai dengan penentuan jadwal panen agar berbuah lebat dan subur.

Syarat Tumbuh Pisang Kepok

1. Iklim Yang Cocok Untuk Pisang Kepok

Menamam pisang kepok cocok pada iklim tropis cenderung basah dan lembab, kondisi ini paling baik bagi pertumbuhan pisang.

Sebetulnya tanaman pisang kepok dapat tumbuh baik juga pada lahan kering sekalipun sebab ia dapat cadangan air dari batangnya. Hanya saja, dalam kondisi tersebut, produksi buah tidak bisa maksimal.

Lokasi menanam pisang kepok juga memperhatikan kondisi angin. Tanaman pisang kepok sebaiknya tidak ditanam pada wilayah sering terkena angin kencang atau angin puting beliung sebab bisa merusak bagian daun serta mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan.

Budidaya pisang kepok agar berbuah lebat dan subur ditanam pada wilayah dengan curah hujan antara 1.520 sampai 3.800 mm per tahun dan 2 bulan musim kering.

Pada saat membuat drainase ketinggian tanah sesuaikan dengan curah hujan setempat agar seimbang. Jika drainase tidak baik air akan mudah tergenang, ini akan merusak kualitas batang pisang. Jika demikian pisang tidak tumbuh subur.

2. Kondisi Tanah yang Cocok Untuk Pisang Kepok

Menanam pisang kepok sebaiknya pada tanah kaya humus karena pisang termasuk tanaman membutuhkan makanan banyak. Oleh sebab itu agar tanah tetap subur harus diperbarui secara rutin dengan pupuk.

Air pada medium tanam juga harus selalu tersedia tapi harus memperhatikan jangan sampai tergenang. Berikut petunjuk dalam membuat drainase ketinggian tanah.

1. Ketinggian tanah pada area basah antara 50 sampai 200 cm.
2. Ketinggian tanah pada wilayah setengah basah 100 sampai 200 cm.
3. Ketinggian tanah pada wilayah cenderung kering 50 sampai 150 cm.

Jangan menanam pisang kepok pada tanah yang pernah mengalami erosi sebab hasil panen akan terganggu. Sekali lagi pastikan tanah mempunyai resapan air yang tinggi sebab pisang susah tumbuh pada tanah dengan kandungan garam sekitar 0,07%.

Pisang bisa tumbuh di wilayah kering dengan ketinggian 1000 m dpl sampai 2000 mdpl.

3. Waktu Tanam Pisang Kepok yang Baik

Waktu tanam terbaik pisang kepok adalah awal musim hujan sampai tiga bulan sesudahnya. Pada masing-masing daerah berbeda musim hujan tiba. Sebaiknya mencari informasi BMKG, kapan musim hujan di daerahnya masing-masing.

Cara Persiapan Lahan Menanam Pisang Kepok

1. Pembersihan Lahan Kebun

Pembersihan lahan dari benda–benda dan ranting yang mengganggu sistem perakaran tanaman maupun yang akan menghambat penyerapan unsur makanan.

Buang semak-semak, daun dan ranting bekas pangkas yang berpotensi menjadi sumber penularan hama dan penyakit. Masukan kedalam lubang atau di bakar.

Buat juga saluran air atau parit kebun agar tidak menggenang.

2. Jarak Tanam Pisang Kepok dan Penganjiran

Jarak tanam pisang kepok 3×3 meter.

Jarak tanam ini dimaksud untuk memperoleh posisi tanaman yang baik sehingga diperoleh populasi pisang sesuai standar. Diharapkan tercipta jarak tanam optimum tanaman pisang kepok dengan tumbuh subur berbuah lebat.

3. Cara Pembuatan Lubang Tanam

Pembuatan lubang pisang kepok sesuai dengan ukuran standar yaitu: Panjang = 50 cm, lebar = 50 cm, dalam 50 cm. Lubang dibuat dengan ukuran tersebut dimaksudkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan akar.

Cara Menanam Pisang Kepok Yang Baik

1. Cara Memilih Bibit Pisang Kepok Yang Baik

Bibit Pisang

Memilih bibit pisang kepok yang baik bertujuan agar nanti tanaman tumbuh subur. Dengan tanaman pisang tumbuh subur akan mudah perawatan dan akan berbuah lebat dan banyak.

Perhatikan juga bibit masih murni jenis varietas, sehat terbebas dari hama penyakit, tersedia dalam jumlah banyak atau sesuai kebutuhan.

* Pilih bibit pisang kepok berkualitas bagus, banyak buah dan pertumbuhan baik
* Pilih dari pohon paling subur
* Bibit pisang diambil dari hasil tunas yang sehat
* Pilih bibit sudah sedikit dewasa mempunyai bonggol besar
* Ukuran tinggi bibit pisang kepok antara 1 – 1,5 meter
* Bibit pisang daun masih menggulung atau sebagian menggulung lebih baik dari daun sudah melebar.

Bibit pisang yang sudah di ambil dari induknya sebaiknya langsung ditanam. Jika kondisi lain atau butuh dengan jumlah banyak bibit pisang bisa ditanam dalam polybag terlebih dahulu.

2. Teknik Cara Menanan Pisang Kepok

Cara menanam pisang kepok yaitu proses menempatkan benih pisang pada lubang tanaman yang sudah dipersiapkan. Sebelum mulai menanam pisang sebaiknya seluruh peralatan dicuci terlebih dahulu untuk menghindari penularan penyakit dengan disinfektan.

Gunakan pupuk kandang atau kompos dan sebagian tanah kemudian masukan ke lubang tanam.

Keluarkan benih pisang namun sebelum ditanam benih dicelupkan dalam larutan 100 g Trichoderma sp., 10 liter air dan urea 10 g selama 15 menit. Kemudian bibit pisang ditanam sampai sebatas 5 – 10 cm diatas pangkal batang.

Selanjutnya menutup lubang tanam, tanah bagian atas (top soil) masukan terlebih dahulu baru disusul dengan tanah bagian bawah (sub soil).

Lubang tanaman biarkan terbuka selama 2 minggu. Setelah 2 minggu lakukan penutupan lubang tanam, padatkan tanah agar pohon pisang dapat berdiri dengan kokoh. Selanjutnya lakukan perawatan.

Perawatan Pisang Kepok

1. Pengairan Area Kebun

Selalu mengatur ketersediaan air sesuai dengan kebutuhan pohon pisang, fase pertumbuhan untuk untuk mendapatkan perkembangan optimal.

2. Penjarangan Anakan Pisang

Panjarangan anakan pada pisang kepok untuk mengatur jumlah pohon dalam satu rumpun agar nanti pisang induk dapat tumbuh berkembang baik serta produksi buah banyak (optimal).

Penjarangan dilakukan setelah pohon induk berumur 30 minggu menyisakan dalam satu rumpun sebanyak 2-3 anakan.

Kriteria anakan yang dipilih yang dibiarkan tumbuh antara lain :
* Anakan yang dipilih yaitu anakan berasal dari pohon induk dengan umur berbeda (berselang 2-3 bulan).
* Umur 4-6 bulan setelah anakan tumbuh
* Tinggi antara 20-40 cm.
* Pertumbuhan kuncup daun baik.
* Pilih anakan yang tumbuh disebelah luar dari pohon induk pada arah yang sama.

Cara mematikan anakan lain dilakukan dengan memotong sebatas 20 cm dari tanah, congkel bagian tengah batang lalu tuangkan 2-3 ml (½ sendok teh) minyak tanah.

3. Membersihkan Hama Tanaman Mengganggu

Selalu lakukan kegiatan membuang tumbuhan lain yang mengganggu. Selalu menjaga kebersihan kebun dari gulma dan buang juga bagian tanaman pisang yang sakit.

Pekerjaan ini bertujuan untuk mengurangi berebut makan unsur hara tanah dengan tumbuhan mengganggu atau gulma, mencegah dari hama penyakit.

baca juga: Pengendalian Penyakit Pisang Layu Fusarium Layu bakteri Penyakit Darah

4. Cara Memupuk Pisang Kepok

Memupuk bertujuan untuk memenuhi unsur hara tanaman pisang dan merangsang perakaran agar berkembang lebih baik.

Berikut prosedur cara memupuk pisang kepok :

Pemupukan tahap I dilakukan satu bulan setelah menanam dengan pupuk kandang 10 kg/lubang dan pupuk anorganik (Urea = 50g, SP-36 = 30g).

Pemupukan tahap II dan III dilakukan dua dan tiga bulan setelah penanaman dengan pupuk anorganik (Urea= 50g, SP-36= 30g dan KCI = 40g)

Pemupukan tahap IV, berikan campuran pupuk kandang/kompos susulan 10 kg dan 500g Trichoderma sp. Per rumpun serta urea = 100g, KCL=100g

Pemberian pupuk dilakukan dengan cara membuat parit sekeliling rumpun dengan jarak 50 cm dari pohon, setelah itu pangkal pohon pisang di bumbun dengan tanah.

5. Membungkus Buah Pisang

Membungkus buah pisang sehingga nanti diperoleh buah dengan permukaan kulit mulus dan sekaligus mencegah serangan hama penyakit pada buah.

6. Memotong Jantung Pisang

Setelah buah terbentuk jantung pisang dipotong, ini bertujuan untuk me-maksimalkan penyerapan unsur hara pada bakal buah dan mencegah penyakit layu darah.

7. Penyanggahan Pohon Pisang

Menyangga pohon pisang bisa dilakukan jika diperlukan, bertujuan agar pohon pisang tidak rebah karena buah terlalu berat.

8. Mengatur Jumlah Daun Pisang

Potong daun pisang yang terlalu banyak tinggalkan 6 – 8 daun, terutama daun yang telah tua atau menguning. Potong daun dengan membentuk sudut 45° dan potong bagian batang menjuntai sehingga batang terlihat bersih.

Buang daun yang telah dipotong atau dibakar agar terhindar dari penyakit.

Tujuan memotong daun untuk menjaga ukuran/penampakan buah, untuk menghasilkan buah dengan ukuran sesuai standar dan menghindari buah pecah.

Penentuan Masa Panen Pisang Kepok

Menentukan masa panen adalah bertujuan untuk memperkirakan waktu pengiriman ke pasar baik pasar lokal atau pasar luar kota.

Masa panen tergantung jarak dari kebun ke pasar, contoh pasar lokal tingkat kematangan sekitar 90% sedangkan untuk pasar antar pulau sekitar 80 %. Hal ini sesuaikan dengan kondisi setempat.

1. Cara Panen Pisang

Pengambil buah yang sudah ada ciri matang untuk mendapatkan buah segar. Waktu panen pisang pagi jam 07.00 – 10.00 atau sore jam 15.00-17.00 saat cuaca cerah. Jangan panen pisang saat hujan karena dapat meningkatkan serangan busuk buah dalam gudang penyimpanan.

2. Penanganan Pasca Panen Pisang

Penyimpanan sementara dalam gudang dengan cara menggantung pisang agar kualitas buah pisang tetap baik. Terhindar dari noda getah dan kerusakan oleh gesekan antar tandan, terhindar dari panas dan hujan. Menjaga suhu ruang penyimpanan tidak terlalu lembab dan cukup ventelasi udara.

Demikian cara menanam pisang kepok agar subur, berbuah lebat, buah mempunyai kualitas baik sampai ke pasar.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.