Jika hendak berniat menanam cabe, baik itu cabe merah kriting atau cabe merah besar tips ini dibawah mudah-mudahan bisa membantu. Cabe merupakan kebutuhan bahan pokok. Masyarakat Indonesia sangat gemar mengkonsumsi cabe. Oleh karena itu kebutuhan terus meningkat dari waktu ke waktu. Kita bisa menanam cabe untuk di konsumsi sendiri atau bisa juga di manfaatkan sebagai peluang usaha.

Nah kali ini akan membahas seputar menanam cabe merah. Menanam cabe dimulai dari persiapan bibit cabe. Bibit cabe bisa didapat dari penyemaian sendiri atau beli yang sudah jadi. Jika menyemai sendiri mulai dari biji, bisa diambil dari cabe sudah matang sempurna dipilih kualitas baik.

Penyemaian bisa dilakukan sendiri dengan menyiapkan lahan sampai dengan ukuran 1 m2 panjang sesuai kondisi area setempat. Taburkan benih cabe 5 g pada setiap lahan semai ukuran 1 m2.

Penyemaian bisa juga menggunakan polybag. Menggunakan polybag biji cabe di semai 1 tempat 1 biji cabe. Gunakan polybag dengan ukuran 6 x 8 cm.

baca juga: Cara penyemaian cabe untuk skala budidaya atau skala rumahan

Jika sudah tumbuh sudah layak tanam umur 1 sampai 1,5 bulan, waktunya untuk memindahkan ke lahan tanam. Kita akan menggunakan lahan tanam terbuka, sebelumnya kita harus sudah persiapkan bedeng untuk menanam cabe sebelum bibit cabe tumbuh besar.

Langkah-langkah cara tanam mulai dari pengolahan lahan bisa lihat dibawah ini

Cara Menanam Cabe Merah

Cara Menanam Cabe

  1. Gemburkan tanah lahan tanam dengan cangkul, setelah itu buat bedengan dengan ukuran 1 m panjang 5 m tinggi 30 cm
  2. Campur tanah lahan tanam dengan pupuk kandang. Kebutuhan pupuk kandang dengan perbandingan luas lahan 100 m2 pupuk kandang 200 kg. Setelah itu diamkan lahan selama dua hari agar tanah menjadi dingin
  3. Pasang mulsa plastik untuk menutupi lahan tanam. Mulsa sangat baik untuk perawatan kedepan. Pemasangan mulsa tidak harus dilakukan tergantung ketersediaan modal. Jika untuk skala budidaya luas pemasangan mulsa sangat disarankan. Memudahkan dalam perawatan dan bisa meningkatkan produksi. Untuk skala rumahan cabe untuk dikonsumsi sendiri biasanya tidak menggunakan mulsa
  4. Buat lubang tanam dengan jarak 50 cm x 60 cm. Jika menggunakan mulsa bolongkan mulsa terlebih dahulu dengan bantuan kaleng bulat telah dipanaskan. Tempel kaleng bulat dipanaskan ke mulsa sesuai jarak tanam
  5. Masukan bibit cabe sudah berumur 1 bulan ke lubang tanam, setelah itu tutup dengan tanah sampai pangkal batang
  6. Padatkan sedikit tanah sekitar tanaman agar bibit cabe kuat berdiri.

Langkah menanam cabe sudah selesai, ketahui juga cara pemberantasan penyakit cabe agar budidaya tidak gagal

baca: Cara mengatasi penyakit cabai yang baik

Selanjutnya lakukan perawatan harian sampai cabe siap panen. Langkah perawatan yaitu penyiraman setiap hari, penyiangan tumbuhan hama dan penanggulangan hama penyakit.

Tinggalkan Balasan

Close Menu