Tata cara menanam bawang daun dan perawatan harian lanjutan dari cara pembibitan dan menyiapkan benih. Pekerjaan ini lebih banyak mengenai menyiapkan lahan tanam. Lahan untuk menanam bawang tergantung ketersediaan masing-masing petani, termasuk ukuran dan lokasi. Sesuaikan saja dengan lokasi setempat.

Perlu diketahui menanam bawang daun untuk memenuhi kebutuhan sayuran rumah tangga dan bisa juga untuk dijual ke pasar.

Syarat tumbuh bawang daun sangat mudah bisa pada daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Bawang dapat tumbuh hampir pada semua jenis tanah, yaitu pada tanah andosol, aluvial, latosol, regosol. Tumbuh pada lahan pertanian dengan ketinggian 250 sampai 1.500 m dpl. Syarat lain yaitu suhu udara antara 18 sampai 25 ºC, dengan PH tanah antara 6.5 – 7.5.

Lokasi tanam untuk bawang daun boleh ditutup plastik atau tidak. Tapi jika memungkinkan tutup dengan plastik agar lebih mudah dalam perawatan dan tidak mudah terkena serangan hama penyakit.

Bibit bawang daun bisa didapat melalui tunas setek atau melalui tabur benih. Agar lebih jelas dari mana bibit bawang didapat lihat tulisan saya yang berikut ini.

baca juga: Cara Pembibitan Bawang Daun dan Persiapan Benih

Bagi yang sudah paham tentang bibit bawang daun didapat lanjut saja membaca. Setelah pembibitan lanjutkan dengan menanam pada lahan yang sudah disiapkan sebelumnya, lebih tepatnya kurang lebih seperti berikut.

Menanam Bawang Daun

Cara Menanam Bawang Daun

    1. Persiapkan lahan dengan mencangkul seluruh area kurang lebih sedalam 30 cm.
    2. Setelah itu buat bedeng lebar 1 m, tinggi 30 cm, panjang boleh bebas sesuai kondisi area. Jarak antara bedeng 30 cm.
    3. Campur tanah bedeng dengan pupuk kandang dengan perbandingan sebagai berikut, lahan 10 m x 10 m diberi pupuk kandang 1 kuintal yang sudah kering. Untuk lokasi yang lebih luas dikalikan saja.
    4. Tutup seluruh area bedeng dengan plastik. Setelah itu lubangi plastik menggunakan kaleng bundar yang telah dipanaskan dengan jarak sesuai jarak tanam. Jarak tanam 20 cm x 25 cm. Catatan jika lahan tidak ditutup plastik juga tidak masalah.
    5. Tanam bawang daun pada setiap lubang dengan bibit yang telah disiapkan. Usahakan menanam bibit tegak lurus dengan dan padatkan dengan uruggan tanah.
    6. Jika menggunakan bibit setek tunas potong daun yang kepanjangan agar mengurangi penguapan.
    7. Setelah itu lakukan penyiraman.

Selain menggunakan lahan bedeng menanam bawang daun menggunakan polyback bisa juga dilakukan, caranya hampir sama.

Setelah selesai ditanam langkah penting selanjutnya adalah perawatan setiap hari, lihat berikut ini.

Perawatan Bawang Daun

Perawatan bawang daun harus dilakukan setelah tanam, meliputi penyiraman, menyiang rumput, pendangiran dan di bumbun.

Penyiraman bawang daun dapat dilakukan setiap hari sambil melihat kondisi. Jika kondisi normal tidak hujan penyiraman dilakukan pagi dan sore. Penyiraman pagi hari sebelum jam 10.00, penyiraman sore setelah jam 16.00. Penyiraman dilakukan secara merata ke seluruh tanaman bawang sampai basah.

Penyiangan dilakukan dengan mencangkul bedeng setelah tanaman tumbuh. Setelah itu dilakukan mendangir tanah dan pembubunan tanah. Pekerjaan ini dapat dilakukan bersamaan. Waktu mencangkul, rumput ikut terangkat, jika ada yang tersisa dicabut menggunakan tangan.

Menggemburkan tanah juga penting untuk dilakukan sambil membuang rumput. Membuang rumput berguna untuk menghilangkan tanaman yang penghalang sekaligus membuang hama penyakit. Tambahkan tanah gembur ke pangkal tanaman agar bawang tumbuh lebih subur.

Demikian cara menanam bawang daun serta perawatan harian. Beri pupuk setelah tanaman berumur tiga minggu. Dengan demikian mudah-mudahan akan dapat panen maksimal.

Tinggalkan Balasan

Close Menu