Cara membuat bibit jamur kuping bisa dilakukan sendiri dirumah. Cara ini bisa digunakan untuk pemula atau petani yang sudah biasa budidaya jamur. Bagi yang baru mencoba budidaya jamur bisa untuk belajar dan bagi yang sudah pengalaman bisa untuk perbandingan.

Budidaya jamur kuping tidak terlepas dari kebutuhan bibit. Bibit bisa didapat dari membeli ke toko penyedia bibit atau ke petani langsung. Jika kita bisa membuat bibit sendiri kenapa tidak dicoba. Keuntungan membuat bibit sendiri tentu biaya lebih murah. Selain itu kualitas bibit jamur lebih terjaga.

Bibit Jamur Kuping

Jika kita membeli bibit jamur f4 bisa langsung di budidaya dalam kubung. Perawatan dalam kubung dapat disesuaikan dengan jenis jamur masing-masing. Kalau bibit dari F1, mulai dari awal seperti yang akan dijelaskan berikut.

Cara Membuat Bibit Jamur Kuping

Pembuatan bibit f1 jamur kuping dapat dikategorikan atau dimulai dari

  • Persiapan media biakan
  • Pengambilan Eksplan
  • Inokulasi Eksplan

Mungkin agak sulit dimengerti, supaya lebih mudah langsung saja tahapan pembuatan

Persiapan media biakan

1. Siapkan bahan 200 g kentang sebelumnya sudah dikupas dan dicuci bersih. Setelah itu kentang diiris tipis agar mudah mencair bisa dengan ukuran 5 mm.

2. Rebus kentang pada wadah yang bersih dengan ukuran air 1 liter sampai lunak. Setelah air tinggal setengah yaitu 500 ml, kentang diambil dan ditiriskan.

3. Saring air sisa rebusan kentang, setelah itu panaskan kembali bersama dengan 20 gram agar-agar batang dan 20 gram glukkosa glukolin. Jangan salah, agar-agar batang dan glukkosa glukolin. Aduk semua bahan tersebut sampai cair kurang lebih selama 15 menit. Setelah itu angkat dan diamkan sampai hangat suam-suam kuku.

4. Tuangkan larutan ke dalam tabung reaksi hingga seperempat bagian tabung.

5. Tutup muka tabung dengan kapas setelah itu lapis dengan alumunium foil, setelah itu diikat. Larutan kurang lebih bisa untuk 150 sampai 200 tabung reaksi

6. Masukan tabung reaksi ke dalam autoklaf selama 40 menit dengan suhu 120 ºC dan tekanan 1 atm.

7. Keluarkan tabung reaksi dari autoklaf. Setelah itu letakkan tabung reaksi dengan posisi miring agar permukaan media lebih luas.

Tahap pekerjaan pembutan media. Simpan media agar di refrigenerator paling lama 4 sampai 6 bulan jika media tidak langsung digunakan. Tahap pembuatan bibit jamur kuping berikutnya adalah

Pengambilan Eksplan

1. Penanaman eksplan dapat dilakukan setelah dua hari tabung reaksi disterilkan dengan autoklaf.

2. Siapkan pisau tajam, setelah itu celupkan ke dalam alkohol 70%, setelah itu panaskan diatas api spritus agar benar-benar steril, setelah itu dinginkan.

3. Cuci bersih jamur kuping berkualitas baik dengan disinfektan.

4. Ambil jaringan (eksplan) dari irisan bagian dalam jamur

Inokulasi Eksplan

1. Inokulasikan eksplan jamur yang baru diambil ke tabung reaksi secara aseptik.

2. Tutup tabung reaksi dengan kapas, lalu tutup kembali dengan alumunium foil, setelah itu diikat.

3. Masukan tabung reaksi ke ruang inkubator pada suhu 24-26 ⁰C selama 20-40 hari. Bibit jamur yang baik akan terlihat jika miselium tumbuh merata pada seluruh permukaan media.

Perlu diperhatikan adalah hindari pertumbuhan miselium terlalu padat atau terlalu jarang, hindari juga pertumbuhan miselium mengelompok.

Itu 3 tahap cara membuat bibit jamur kuping F1.

Selanjutnya bisa langsung mulai budidaya dengan mempersiapkan media tanam.

Lebih lengkap dan jelas baca, Cara budidaya jamur kuping.

Semoga bermanfaat dan tambah sukses usaha Agan sekalian.

Tinggalkan Balasan

Close Menu