Home » Budidaya » Buah dan Sayur » Cara Budidaya Pepaya Secara Lengkap di Kebun Atau Pekarangan Rumah

Cara Budidaya Pepaya Secara Lengkap di Kebun Atau Pekarangan Rumah

Pedoman cara budidaya pepaya secara lengkap ini bisa dipakai untuk menanam pepaya di kebun atau pekarangan rumah. Agar pepaya tumbuh subur dan berbuah banyak perlu cara menanam pepaya yang baik, walau sebetulnya tanaman buah ini bisa tumbuh sendiri.

Pepaya famili Caricaceae adalah buah yang sudah umum kita jumpai. Kadang buah pepaya dianggap terlalu biasa, walau sebetulnya buah ini mengandung banyak khasiat. Banyak mengandung vitamin C, vitamin A, akarnya bisa sebagai obat.

Buah pepaya selalu banyak dikonsumsi oleh masyarakat dan mempunyai nilai ekonomis. Banyak produk olahan membutuhkan bahan baku pepaya seperti saus dan lain-lain. Jadi buah pepaya juga merupakan suatu peluang usaha menguntungkan jika ditanam banyak di lahan kebun.

Pedoman cara budidaya pepaya secara lengkap ini bisa dipakai pada daerah tropis atau sup tropis, pada daerah basah dan kering, dataran rendah maupun tinggi sampai 1000 m dpl. Sesuai daerah asalnya pepaya dari Amerika Tengah dan Hindia Barat kawasan sekitar Mexsiko dan Coasta Rica.

Budidaya Pepaya

Sebelum mulai menanam sebaik mengetahui syarat tumbuh pepaya, dari segi iklim, cuaca, kondisi lahan tanam dan lain-lain.

Daerah Yang Cocok Budidaya Pepaya

Iklim Budidaya Pepaya

• Angin diperlukan untuk menanam pepaya sebagai sarana penyerbukan bunga. Angin yang kecil tidak terlalu kencang cocok untuk tumbuhan tanaman pepaya.

• Budidaya pepaya tumbuh subur pada daerah yang memiliki curah hujan 1000-2000 mm/tahun.

• Suhu udara yang cocok menanam pepaya 22-26 derajat C.

• Kelembaban udara yang sesuai budidaya pepaya sekitar 40%.

Media Tanam Budidaya Pepaya

• Media tanam pepaya yaitu tanah yang subur dan banyak mengandung humus. Tanah harus banyak menahan air dan gembur

• Derajat keasaman tanah yang cocok untuk menanam pepaya ( pH tanah) ideal adalah netral dengan pH 6-7

• Kandungan air dalam tanah merupakan syarat penting dalam kehidupan tanaman pepaya.

Tapi pepaya tidak cocok pada lahan air tergenang, karena dapat mengundang penyakit jamur perusak akar hingga tanaman layu dan mati. Sebaliknya apabila kekeringan air pepaya akan kurus, daun, bunga dan buah akan rontok.

Tinggi air yang ideal tidak lebih dalam daripada 50-150 cm dari permukaan tanah.

Ketinggian Lokasi Budidaya Pepaya Yang Baik

Pepaya tumbuh dengan baik pada dataran rendah sampai ketinggian 700 m-1000 m dpl.

Setelah mengetahui syarat tumbuh pepaya yang baik selanjutnya masuk pada tahap Teknis Cara Budidaya Pepaya mulai dari pemilihan bibit sampai panen dan pasca panen.

Benih Untuk Budidaya Pepaya

Ada dua cara untuk mendapatkan biji bakal benih pepaya:
1. Membeli di toko Pertanian bibit yang berkualitas baik. Sekarang bisa juga secara online shop banyak tersebar di internet.
2. Membuat sendiri dari buah pepaya pilihan yang sudah melalui proses pembenihan

Pedoman Pembibitan Pepaya

Persyaratan Bibit atau Benih Pepaya

Bibit pepaya yang baik menggunakan biji, walau pohon pepaya dapat di okulasi. Untuk memperoleh biji bakal bibit yang baik melalui pembijian sendiri yaitu dengan perkawinan buatan.

Cara Perkawinan Perkawinan Buatan Pepaya

1. Bunga-bunga dari tanaman pepaya betina ambil yang besar, dibungkus dengan kertas plastik selama 2 hari, sebelumnya bunga-bunga betina membuka.

Pada waktu bunga betina membuka, lakukan penyerbukan dengan bunga jantan dengan cara di kibas-kibas di atas bunga betina. Lakukan perkawinan hingga 3 kali.

2. Cari pepaya yang berbunga dan berbuah terus menerus pilih bunga elongata terbesar hampir mekar dan terletak pada ujung tangkai. Kemudian bunga tersebut dibungkus selama 10 hari dengan kantung agar tidak ter-serbuk secara alami oleh bunga lain.

Biji-biji yang digunakan sebagai bibit diambil dari buah pepaya yang telah masak benar dan berasal dari pohon pilihan.

Buah pilihan tersebut di belah dua untuk diambil bijinya. Biji yang dikeluarkan kemudian dicuci bersih hingga kulit yang menyelubungi biji terbuang lalu dikeringkan ditempat teduh.

Biji yang segar digunakan sebagai bibit. Bibit jangan diambil dari buah yang sudah terlalu masak dan jangan dari pohon yang sudah tua.

Cara Persiapan Benih Pepaya

Kebutuhan benih pepaya 1 hektar 60 gram (± 2000 tanaman).

1. Menyiapkan benih pepaya diawali dengan merendam dalam larutan fungisida benomyl dan thiram ( Benlate T) 0,5 gram/liter.
2. Setelah itu disemai dalam polybag ukuran 20 x 15 cm.
3. Media yang digunakan merupakan campuran 2 ember tanah yang di ayak ditambah 1 ember pupuk kandang yang sudah matang dan diayak ditambah 50 gram TSP dihaluskan ditambah 29 gram curater/petrofar.

Cara Penyemaian Benih Pepaya

Masukan benih ke dalam media 1 cm kemudian tutup dengan tanah. Disiram setiap hari. Benih berkecambah muncul setelah 12-15 hari. Pada saat ketinggiannya 15-20 cm atau 45-60 hari bibit siap ditanam.

Biji-biji tersebut bisa langsung ditanam atau disemai terlebih dahulu. Penyemaian dilakukan 2 atau 3 bulan sebelum bibit persemaian pindah ke kebun.

Cara Pemeliharaan Pembibitan atau Penyemaian

Persemaian biji-biji pepaya ditabur dalam barisan dengan jarak 5-10 cm. Biji tidak boleh ditanam terlalu dalam, cukup sedalam biji, yaitu 1 cm. Biji pepaya akan tumbuh 3 minggu setelah tanam.

Cara Pemindahan Bibit Pepaya

Bibit pepaya sudah cukup umur sekitar umur 2-3 bulan dapat dipindahkan ke lahan tanam pada permulaan musim hujan.

Cara Pengolahan Lahan Tanam Pepaya

Persiapan Lahan Tanam Pepaya

Lahan tanam untuk pepaya dibersihkan dari rumput, semak dan kotoran-kotoran lain, kemudian dicangkul atau dibajak dan digemburkan.

Membuat Bedengan Lahan Tanam Pepaya

Buat bedengan ukuran lebar 200-250 cm, tinggi 20-30 cm, panjang secukupnya, jarak antar bedengan 60 cm. Buat lubang ukuran 50 x 50 x 40 cm di atas bedengan, dengan jarak tanam 2 x 2,5 m.

Teknik Pengapuran Lahan Tanam Pepaya

Apabila lahan tanah pepaya asam pH kurang dari 5, setelah diberi pupuk yang matang, perlu ditambah ± 1 kg dolomit dan biarkan selama 1-2 minggu.

Cara Pemupukan Lahan Pepaya

Sebelum diberi pupuk tanah yang akan ditanam pepaya harus dikeringkan satu minggu, setelah itu tutup dengan tanah campuran 3 blek pupuk kandang yang telah matang.

Cara Penanaman Pepaya

Membuat Lubang Tanam Pepaya

Untuk Biji yang disemai Terlebih Dahulu:

Untuk biji yang disemai terlebih dahulu harus dibuat lubang tanaman. Buat lubang tanam ukuran 60 x 60 x 40 cm, digali secara berbaris. Lubang-lubang dibiarkan kosong dahulu agar memperoleh cukup sinar matahari.

Setelah itu lubang-lubang diisi dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang 2-3 blek. Lubang-lubang ditutupi gundukan tanah cembung dibiarkan selama 2-3 hari hingga tanah mengendap.

Setelah itu baru lubang-lubang siap ditanam. Lubang-lubang tersebut dibuat 1-2 bulan penanaman.

Untuk  Biji Langsung Ditanam Pada Lahan Kebun:

Jika biji ditanam langsung di kebun, maka lubang-lubang tanam harus digali lebih awal. Lubang-lubang tanaman untuk biji langsung tanam harus sudah selesai ± 5 bulan sebelum musim hujan.

Teknik Cara Menanam Budidaya Pepaya

Tiap-tiap lubang diisi dengan 3-4 buah biji. Beberapa bulan kemudian akan dapat dilihat tanaman yang jantan dan betina atau berkelamin dua.

Cara Pemeliharaan Tanaman Pepaya

1. Cara Seleksi dan Penyulaman Pepaya

seleksi tanaman pepaya dilakukan untuk memperoleh tanaman betina disamping beberapa batang pohon jantan. Hal ini dilakukan pada waktu tanaman mulai berbunga.

2. Penyiangan Pepaya
Pepaya juga perlu penyiangan yaitu membuang rumput dan gulma mengganggu. Kapan dan berapa kali kebun harus dibersihkan tergantung dari keadaan kebun. Sebaiknya jika ada semak mengganggu langsung dibersihkan

3. Pembubunan Pepaya

Sambil membuang rumput mengganggu bisa lakukan pembubunan. Menimbun tanah yang bersih ke pangkal pohon pepaya sambil membalikkan tanah sekitar. Hal ini dapat dilakukan kapan saja tergantung keadaan kebun

4. Pupuk Kebun Pepaya

Pohon pepaya perlu pupuk yang banyak, khususnya pupuk organik, memberikan zat-zat makanan yang diperlukan dapat menjaga kelembaban tanah dan membuat pepaya jadi subur.

Cara Pemberian Pupuk Pepaya

1. Satu minggu setelah tanam beri pupuk kimia, 50 gram ZA, 25 gram Urea, 50 gram TSP dan 25 gram KCl, dicampur dan ditanam melingkar.
2. Satu bulan kemudian lakukan pemupukan kedua dengan komposisi 75 gram ZA, 35 gram Urea, 75 gram TSP, dan 40 gram KCl.
3. Saat umur 3-5 bulan lakukan pemupukan ketiga dengan komposisi 75 gram ZA, 50 gram Urea, 75 gramTSP, 50 gram KCl.
4. Umur 6 bulan dan seterusnya 1 bulan sekali diberi pupuk dengan 100 gram ZA, 60 gram Urea, 75 gramTSP, dan 75 gram KCl.

Pengairan dan Penyiraman Tanaman Pepaya

Tanaman pepaya memerlukan cukup air tetapi tidak tahan air tergenang. Maka pengairan dan pembuangan air harus diatur dengan baik. Kapan waktu disiram tergantung kondisi tanah.

Pada daerah yang banyak turun hujan dan tanah liat maka harus dibuatkan parit- parit. Sebaliknya pada musim kemarau, tanaman pepaya harus sering disiram.

Hama dan Penyakit Tanaman Pepaya

Hama Tanaman Pepaya

1. Kutu Aphid

Hama kutu pepaya Aphid dengan ciri-ciri; badan halus panjang 2-3 mm berwarna hijau, kuning atau hitam. Memiliki sepasang tonjolan tabung pada bagian belakang perut, bersungut dan kaki panjang. Kutu dewasa ada yang bersayap dan tidak.

Merusak tanaman dengan cara menghisap cairan dengan tusuk panjang di bagian mulut.

Cara pemberantasan kutu Aphid pada tanaman pepaya yaitu dengan penyemprotan tepung derris atau tepung belerang.

Penyakit Tanaman Pepaya

1. Penyakit yang sering menyerang tanaman pepaya adalah penyakit disebabkan oleh jamur, irus mosaik, roboh semai, busuk buah,leher akar, pangkal batang dan nematoda.

2. Penyakit mati bujang disebabkan oleh jamur Phytphthora parasitica, P. palmivora dan Pythium aphanidermatum. Menyerang buah dan batang pepaya.

Cara pencegahan penyakit mati bujang pada pepaya yaitu dengan perawatan kebun yang baik, menjaga kebersihan, membuat drainase.

3. Nematoda.
Tanaman yang terinfeksi oleh nematoda menyebabkan daun menguning, layu dan mati.

Apabila lahan tanam sudah ditanam pepaya, disarankan agar tidak menanam pepaya kembali, untuk mencegah timbulnya serangan nematoda.

Selain itu ada juga beberapa hama penyakit pepaya lain pada artikel lain dilengkapi dengan cara pengendaliannya.

baca: Gejala dan Cara Pengendalian Hama Penyakit Pepaya

Cara Penanganan Panen dan Pasca Panen Pepaya

Penanganan Panen Pepaya

Ciri dan Umur Panen Pepaya

Tanaman pepaya sudah dapat dipanen setelah umur 9-12 bulan. Buah pepaya dipetik harus pada waktu buah itu memberikan tanda-tanda kematangan yaitu warna kulit buah mulai menguning.

Panen dilakukan setiap 10 hari sekali.

Cara Panen Pepaya

Panen pepaya dilakukan dengan berbagai macam cara, pada umumnya memetik dilakukan dengan menggunakan bambu yang pada ujungnya berbentuk setengah kerucut untuk menjaga agar buah tidak jatuh ke tanah.

Prakiraan Produksi Pepaya

Setiap pohon kira-kira dapat menghasilkan 30 buah bahkan sampai 150 buah. Setelah panen pertama, pohon pepaya akan terus menerus berbuah. Tetapi sebaiknya sesudah 4 tahun kebun itu harus diganti.

Penanganan Pascapanen Pepaya

Cara Pengumpulan buah pepaya

Setelah panen buah ditempatkan pada lokasi yang cukup luas alas plastik atau koran atau agar buah terhindar dari kerusakan.

Menyortir Buah Pepaya

Pilih buah pepaya secara selektif perhatikan bentuk warna dan ukuran. Tempatkan buah pada kelompok masing-masing sebagai contoh:

Kelompok A adalah buah yang belum matang
Kelompok B buah yang sudah matang
Kelompok C buah yang cacat dan seterusnya

Cara Penyimpanan Buah Pepaya

Supaya buah pepaya matang perlu melakukan pengemposan (buah disimpan pada tempat dengan suhu tinggi).

Pengemasan Buah Pepaya dan Transportasi

Buah pepaya bisa dikemas dengan keranjang dalam jumlah banyak dilapisi kertas untuk menghindari luka pada kulit. Jika dalam peti dilapisi juga dengan kertas atau sejenisnya, setelah itu masukan ke dalam truk untuk dibawa ke pasar.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *