Info usaha kali ini cara budidaya jamur kuping media serbuk gergaji untuk pemula. Budidaya jamur kuping yang baik terdiri dari beberapa tahapan. Oleh karena itu kami sudah merangkum tahapan budidaya secara ringkas dibawah ini. Yaitu mulai dari persiapan media tanam sampai dengan pemeliharaan tanaman dalam kumbung.

Sebelum masuk pada tahap budidaya lebih baik mengenal apa itu jamur kuping?

Budidaya Jamur Kuping

Jamur kuping adalah sayuran dapat dikonsumsi oleh manusia. Bentuk jamur kuping sangat mirip dengan telinga manusia. Mempunyai warna merah coklat sampai hitam.

Jamur kuping memiliki nilai gizi baik, berguna untuk menambah daya tahan tubuh, dapat membantu menurunkan kolesterol dan mencegah tumor. Kandungan gizi terdapat di jamur kuping diantaranya asam amino esensial, kalori, lemak, vitamin B komplek, kalsium, natrium, fosfor, zat besi.

Ada sekitar 65 spesies jamur kuping, yang terkenal adalah jamur kuping merah, jamur kuping hitam, jamur kuping putih.

Jamur kuping mudah tumbuh di berbagai daerah dengan ketinggian berbeda-beda. Suhu ideal tumbuh jamur kuping 20-30 ºC dengan kelembaban 80-90%, pH media 6,5-7 dan cahaya sama dengan lampu 60 watt.

Tahapan Budidaya Jamur Kuping

Media Tanam Jamur Kuping

1. Persiapan media tanam
Media tanam untuk budidaya jamur kuping adalah campuran serbuk gergaji kayu 85%, bekatul 10%, kapur CaCO3 1%, air secukupnya.

Untuk lahan 100 m² dibutuhkan serbuk gergaji 6.120 kg, bekatul 720 kg, kapur CaCo3 72 kg

Semua bahan dicampur diatas lantai bersih secara merata hingga kadar air menjadi 50-70%. Cara paling mudah menentukan campuran media jamur kuping adalah jika media kalau dikepal sudah tidak ambyar.

2. Proses fermentasi
Fermentasi yaitu dengan cara mendiamkan media tanam selama 3-5 hari. Selama proses fermentasi suhu media tanam akan meningkat sampai 70ºC. Selama masa proses fermentasi perlu mengaduk media setiap dua hari sekali agar proses pelapukan merata. Apabila media sudah berwarna coklat kehitaman siap digunakan.

3. Pembuatan baglog
Media tanam yang sudah siap pakai masukan ke dalam kantong plastik ukuran 30 cm x 20 cm, diisi hingga 20 cm menyerupai botol (baglog). Pada ujung mulut botol beri ring, kemudian mulut botol tutup dengan kapas. selanjutnya mulut baglog tutup dengan plastik agar air tidak masuk saat proses sterilisasi.

4. Proses sterilisasi
Cara sterilisasi baglog yaitu dengan memanaskan mengukus pada suhu 95-120ºC selama 6-8 jam. Sterilisasi wajib dilakukan untuk membunuh kuman microba liar.

Inokulasi dan Inkubasi

1. Proses inokulasi
Sebelum tahap inokulasi dimulai ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Baglog harus didiamkan dulu sampai suhu normal setelah sterilisasi. Ruangan untuk inokulasi harus steril dari hama dan gangguan lain, Perhatikan juga sirkulasi udara harus baik. Tidak itu saja tangan juga harus bersih steril dari kotoran.

Inokulasi dapat dimulai dari membuka tutup baglog di atas api spritus. Setelah itu bibit diambil dari botol dengan kawat yang sudah steril. Cara mensterilkan kawat yaitu dengan cara dipanaskan. Selanjutnya buka tutup kapas baglog, selanjutnya bibit jamur dimasukkan ke mulut baglog secara merata.

Dengan catatan, bibit jamur kuping bisa didapat dari membeli pada tukang bibit atau petani bibit, bisa juga dibuat sendiri. Kalau untuk awal lebih enak beli bibit saja dulu.

Tapi kalau ingin mencoba membuat sendiri baca ini, Cara membuat bibit jamur kuping sendiri.

2. Proses inkubasi
Setelah inokulasi baglog ditempatkan dalam ruang inkubasi dengan suhu 28-35ºC kelembaban 89%, dengan pencahayan lampu TL 60 watt. Lama waktu inkubasi adalah 4-8 minggu. Pada masa itu biasanya miselium sudah tumbuh.

Pemeliharaan Jamur Kuping Dalam Kumbung

Setelah miselium sudah tumbuh setengah bagian baglog maka baglog dapat dipindahkan ke dalam kumbung. Setelah itu miselium akan terus tumbuh hingga memenuhi baglog sehingga kedua ujung kumbung perlu disobek dengan pisau steril agar pertumbuhan tanaman berkembang pesat.

Untuk meningkatkan kelembaban udara dalam kumbung perlu penyemprotan air menggunakan sprayer.

Selanjutnya lakukan perawatan baglog sampai jamur kuping panen. Jamur kuping bisa beberapa kali panen, panen ke 1, panen ke 2 bahan sampai panen ke 5.

Kondisi hampir mirip dengan jamur tiram, perawatan juga harus jadi perhatian khusus.

Sebagai pembanding baca juga, Perawatan jamur tiram dalam kumbung panen petama sampai panen ke lima.

Penempatan baglog dalam kubung sekitar 5-6 bulan sampai jamur kuping tidak produksi lagi. Demikian cara budidaya jamur kuping menggunakan media serbuk gergaji.

Tinggalkan Balasan

Close Menu