Home » Budidaya » Ikan » Cara Breeding Ikan Cupang di Aquarium Secara Lengkap

Cara Breeding Ikan Cupang di Aquarium Secara Lengkap

Cara breeding ikan cupang di Aquarium sangat mudah, bahkan bisa menggunakan wadah seadanya. Memperbanyak ikan cupang merupakan peluang usaha lagi booming saat ini seiring banyaknya permintaan pasar.

Ikan Cupang

Ikan cupang adalah ikan hias yang memiliki bentuk warna indah. Ikan berbadan kecil ini memiliki sirip lebar bisa mengembang jika sedang berenang, membuat kita takjub memandangnya.

Banyak penggemar ikan cupang hias saat ini mulai dari kalangan orang berduit sampai dengan pedagang pinggir jalan. Di luar negeri juga banyak penggemar Betta Fish ini terutama Asia Tengah dan Eropa.

baca juga: Cara Budidaya Ikan Koi Secara Mudah

Cara Breeding Ikan Cupang

Cara breeding ikan cupang hias tidak sulit hanya butuh peralatan sederhana, yaitu beberapa Aquarium dengan ukuran bervariasi atau bisa juga menggunakan baskom, ember dan lain-lain.

Sebelum mulai budidaya ikan cupang sebaiknya sudah memahami cara merawat ikan cupang dewasa. Bagaimana cara memberi pakan yang baik dan perlakuan ikan sehari-hari. Hal utama dari perawatan ikan adalah memperhatikan kualitas air, lakukan penggantian air 30% – 50% setiap 3 – 7 hari.

Jika sudah terbiasa merawat ikan cupang dewasa mari mulai cara budidaya.

Menyiapkan Induk Untuk Breeding Ikan Cupang

Menyiapkan induk yang sudah matang salah satu kunci sukses breeding ikan cupang.

Ciri-ciri induk ikan cupang jantan sudah matang siap untuk dikawinkan adalah:
* Umur ± 4 bulan
* Bentuk badan dan sirip panjang dan berwarna indah sesuai keinginan
* Gerakannya agresif dan lincah
* Kondisi badan sehat tidak sedang terserang penyakit
* Induk jantan matang warna sirip terlihat lebih cerah

Ciri-ciri induk ikan cupang betina matang siap untuk dikawinkan:
* Umur telah mencapai ± 4 bulan
* Bentuk badan membulat menandakan siap kawin
* Gerakannya lambat
* Sirip pendek dan warna tidak menarik, bisa disesuaikan atau kawin silang
* kondisi badan sehat
* Induk betina matang perut terlihat buncit dan secara transparan kita dapat melihat telur pada saluran pengeluaran.

Persiapkan Sebelum Memulai Breeding Ikan Cupang

Supaya menjaga agar keberhasilan budidaya, lakukan hal ini sebelum pemijahan.

Siapkan sepasang cupang yang akan dikawinkan dan siapkan juga 1 pasang lagi sebagai pasangan cadangan apabila mereka tidak berjodoh.

Beri pakan pasangan tersebut 2 kali sehari dengan pakan hidup atau beku seperti cuk, kutu air, atau blood worm. Hindari pemberian cacing rambut pada ikan betina khusus yang akan kawinkan, karena berdasarkan pengalaman peternak menyebabkan ikan betina sulit bertelur.

Tempatkan jantan dan betina dalam wadah berdampingan atau masukkan betina ke dalam botol kemudian masukkan ke tempat jantan bersama botol tersebut agar mereka dapat saling melihat. Biarkan mereka terpisah selama lebih kurang 3 hari.

Menyiapkan Wadah Pemijahan Untuk Breeding

Wadah breeding dapat menggunakan aquarium ukuran lebih kurang 30 x 20 x 15 cm, atau ember, baskom plastik sebagai tempat pemijahan. Jangan gunakan tempat yang terlalu lebar.

Isi dengan air yang sudah diendapkan sedalam antara 10 s/d 15 cm. Diendapkan dengan tujuan agar suhu dasar air tidak terlalu dingin, untuk membantu jantan merawat telur dan burayak yang jatuh dari busa. Suhu yang dibutuhkan antara 21 hingga 31 derajad Celcius, untuk pemijahan idealnya adalah 25 derajad Celcius.

Siapkan media pijah berupa tanaman air daun ketapang kering, potongan styrofoam atau serabut tali rafia atau lembaran plastik bening tempat jantan membuat busa untuk meletakkan telur.

Lebih enak menggunakan plastik bening dengan pertimbangan bisa memonitor telur dari atas, tidak membusuk, tidak tenggelam dan relatif lebih bersih. Ukuran plastik cukup 10×15 cm atau 10×10 cm saja.

Cara Breeding Ikan Cupang – Perjodohan

Budidaya Ikan Cupang

Masukkan Cupang jantan terlebih dahulu ke wadah pemijahan yang telah disiapkan dan biarkan selama 1 hari agar si jantan merasa nyaman ditempat baru tersebut.

Masukkan Cupang betina dalam botol secara perlahan kedalam wadah pemijahan. Ini dimaksud agar si betina tidak mengganggu jantan membangun sarang dan agar mereka saling memandang dan melihat apakah mereka berjodoh.

Mereka dalam satu tempat tapi masih terpisah oleh pembatas bening, akrilik atau kaca.

Dalam waktu antara 2 hingga 8 jam jantan akan membangun busa pada plastik / styrofoam yang akan digunakan sebagai tempat bercumbu dan bulan madu mereka.

Sarang dibuat oleh jantan dengan cara mengambil gelembung udara dari permukaan dan melepaskan dibawah permukaan plastik/daun atau tanaman air yang mengapung pada permukaan air.

Apabila betina tertarik dengan jantan dan siap untuk dikawinkan dapat dilihat tanda bentuk vertical melintang pada tubuhnya warna gelap. Tapi jangan terburu-buru untuk mencampur keduanya, biarkan pada tempatnya masing-masing selama 1 hingga 2 hari.

Cara Breeding Ikan Cupang – Pemijahan

Lepaskan betina pada sore esok hari.

Jantan akan segera mendekati dan merayu si betina sambil mengembangkan sirip seperti layaknya hendak bertarung. Ini merupakan hal biasa dan merupakan naluri mereka untuk menunjukkan bahwa mereka sangat kuat dan akan menghasilkan anak kuat juga.

Pada saat pemijahan tubuh jantan akan melilit dan menyelubungi tubuh induk betina membentuk huruf “U” dengan saling berdekatan sampai betina mengeluarkan telur yang segera dibuahi oleh sperma si jantan.

Telur-telur tersebut akan berjatuhan ke dasar dan segera diambil si jantan dengan mulutnya untuk diletakkan pada sarang busa. Proses pemijahan ini bisa berlangsung lama berjam-jam dan secara berulang-ulang, dan merupakan ritual menarik untuk dilihat.

Aktifitas pemijahan berakhir dengan tanda jantan mengusir betina agar menjauh dari sarang busa.

Setelah aktifitas pemijahan selesai segera angkat induk betina dan tempatkan pada aquarium pengobatan dengan diberikan metylene blue/pomate untuk pengobatan luka-luka akibat pemijahan, dan dapat dikawinkan lagi setelah 3-4 minggu kemudian.

Selanjutnya tugas menjaga telur dan merawat bayi diambil alih oleh Cupang jantan.

Apabila selama 3 hari si jantan tidak membuat sarang busa atau Cupang betina tidak mau bertelur segera angkat dan gantikan dengan pasangan cadangan.

Ulang proses diatas dengan pasangan pengganti/cadangan.

Telur akan menetas setelah 24 jam pada suhu berkisar 25 derajat Celcius. Dan 2 hari kemudian akan terlihat burayak se-ukuran jarum dengan warna kehitaman.

Bila burayak telah dapat berenang bebas induk jantan dapat segera diangkat dan tempatkan pada aquarium pengobatan/karantina. Setelah 7 hari induk jantan telah siap untuk dikawinkan lagi.

catatan bahwa ikan cupang tidak akan mau kawin dengan pasangan yang bukan pilihannya, jadi tidak bisa dipaksa.

Cara Pembesaran Burayak

Burayak tidak perlu diberi pakan sampai 2 atau 3 hari karena masih ada makanan cadangan pada telur

Ketika burayak ikan cupang sudah dapat berenang dan sudah habis kuning telur, harus siapkan media yang lebih besar untuk tempat pembesaran.

Pindahkan burayak anakan ke tempat yang lebih luas, kemudian benih ikan diberi makanan kutu air dalam wadah tertutup.

Sepuluh hari kemudian anak ikan dipindahkan ke tempat lain. selanjutnya setiap satu minggu, ikan pindah ke tempat lain untuk lebih cepat tumbuh.

baca juga: Cara Pembesaran Burayak Ikan Cupang Dengan Cepat

Demikian cara breeding ikan cupang secara lengkap dan mudah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.